Home » Berita Foto » Oknum Wartawan Bagi-Bagi Uang Jatah Gelper

Oknum Wartawan Bagi-Bagi Uang Jatah Gelper

Arena Permainan Anak-Anak Berubah Jadi Arena Perjudian.Diduga Penegak Hukum Tutup Mata

Tempat pemgambilan
Inilah salah satu tempat pemgambilan Uang jatah dari Gelper.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Gelanggang permainan (Gelper) Ketangkasan yang diduga menjadi arena perjudian terus berlanjut di Kota Tanjungpinang. Setiap tahunnya lokasi Gelper terus bertambah jumlahnya.

“Fakta dilapangan menunjukkan kalau sejumlah gelper dilindungi oleh oknum aparat terkait dan oknum wartawan yang tidak bertanggung jawab demi mendapatkan upeti dari para pengusaha Gelper yang beroprasi di Kota Tanjungpinang.

Hal ini tentu saja menyalahi dari hukum karena melindungi kejahatan di tengah masyarakat, “ujar salah satu warga Tanjungpinang. Apalagi melihat undang-undang Pers nomor 40 tahun 1999 tentang pers, pasal ke-6 yang menyebutkan Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.

Saat dikompirmasi Media ini oknum wartawan yang tukang bagi jatah dari 6 titik Gelper,(1/5) dia mengatakan, bahwa dana bersumber dari 4 Big Bos Gelper dengan 6 titik tempat permainan Gelper, Namun dia (IC) berkelit dan sembari mengatakan, ini bukan jatah melainkan langganan koran.Ungkapnya.

Sementara Impormasi yang diperoleh media ini mengatakan, bahwa seluruh tempat Gelper di Tanjungpinang tidak pernah namanya berlangganan koran.

“Dalam pantauan Sidaknews, jatah yang dibagikan oleh Oknum wartawan dari tempat Gelper, kebanyakan yang menerimanya adalah Oknum wartawan Gadungan, wartawan Bodong”.

Salah satu tempat Gelper yang pernah disegel Polisi
Salah satu tempat Gelper di Tanjungpinang Kepulauan Riau yang pernah disegel Polisi.

Beberapa lokasi Gelper tersebut ada dibeberapa titik seperti di Jalan Gambir yaitu studio 9 dan Osaku. Di Jalan Suka Berenang Max Zone, diseputar Rimba Jaya, Power Zone di kawasan Bintan Plaza, swalayan Global di Jalan DI Panjaitan Km 7 Tanjungpinang. Karena praktek permainan Gelper di lokasi dimaksud diduga sudah mengarah ketindak pidana perjudian.

Pengusahanya harus ditangkap dan di prosese hukum. Karena di NKRI belum ada Undang-Undang yang melegalkan perjudian. Jadi kita tunggu seperti apa tindakan dari aparat terkait tentang usaha Gelper di Kota Tanjungpinang.

Terkait eksistensi Gelper tersebut salah satu warga Tanjungpinang berharap agar aparat terkait dapat bertindak untuk menghentikan segala bentuk perjudian yang ada di Kota Tanjungpinang.

“Sejauh ini belum ada tindakan dari pihak berwenang terutama aparat Kepolisian oleh karena itu di duga kuat gelper berubah akronim katanya. Gelper menjadi gelanggang perjudian dan akan semakin merasuki masyarakat Kota Tanjungpinang, hal ini tentu saja sangat meresahkan ibu-ibu rumah tangga, dikarenakan suaminya yang biasanya pulang kerja lansung pulang rumah, semenjak arena perjudian dibuka malah pulang tengah malam, kadang-kadang pulan pagi, “Ujar salah satu ibu dua anak yang eggang disebutkan namanya.(SK/KS)

Check Also

Pasangan calon Walikota/wakil Walikota Langsa no urut 5, Drs. Syamsudin H. Amin MM dan Khairul Anwar SH MH.

Bila Terpilih, Paslon SAKA Akan Jalankan 5 Pilar Pembangunan

Langsa, sidaknews.com – Pasangan calon (paslon) Walikota dan wakil Walikota Langsa no urut 5, Drs. …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>