Home » Berita Foto » Padus MA Al-Ahliyah Karawang Makin Eksis

Padus MA Al-Ahliyah Karawang Makin Eksis

Padus Pandawa Al-Ahliyah Saat Berfoto Bersama Bupati Karawang dan Presidium GMNI
Padus Pandawa Al-Ahliyah Saat Berfoto Bersama Bupati Karawang dan Presidium GMNI.

KARAWANG,sidaknews.com – Jika puluhan orang yang memiliki suara merdu dan berkarakter membentuk sebuah kelompok paduan suara, tentu bisa dipastikan sebuah lagu yang dinyanyikan akan terdengar menggema dan nyaman ditelinga.

Terciptanya harmonisasi suara sopran, alto, tenor dan bass, antara suara laki-laki dan perempuan yang sejatinya berbeda. Namun ketika diakulturasikan, akan melahirkan kekuatan nada dan ciri khas masing-masing.

Begitulah yang telihat pada tim paduan suara (Padus) Pandawa MA Al-Ahliyah saat ditemui sidaknews.com ketika sedang melaksanakan latihan rutin.

Madrasah Aliyah (MA) Al-Ahliyah Bakan Maja Kotabaru memang dikenal menyimpan bakat-bakat dari bidang seni musik, baik musik tradisional, modern, maupun seni musik Islami.

Pembina Padus Pandawa MA Al-Ahliyah, Cepy Sungkawa S.Sos mengatakan, padus merupakan salah satu Ekstra Kurikuler (Ekskul) berprestasi di sekolah. Karena telah banyak prestasi yang dicapai, salah satunya menjadi Juara 1 se-Karawang dalam lomba vokal group antar pelajar tahun 2008.

Dikatakannya, tim padus pandawa juga sering tampil diacara-acara resmi, baik yang diadakan oleh pihak sekolah, maupun acara-cara yang diadakan oleh pihak lain. Salah satunya ketika membuka acara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten tahun 2007.

“Sudah banyak prestasi yang diraih, tapi yang akan selalu kami kenang adalah ketika membuka acara MTQ tingkat Kabupaten tahun 2007, karena itu adalah masa-masa awal kami berdiri,” ujarnya.

Cepy menjelaskan, siswa-siswi yang tergabung dalam ekskul padus pandawa akan dilatih untuk menguasai teori-teori seni musik, serta akan diimbangi dengan praktek-praktek bernyanyi. Anggota ekskul padus pandawa juga dibekali dengan materi-materi manajemen organisasi, sehingga bukan hanya bisa bernya, melainkan juga bisa mengelola organisasi.

“Dalam ekskul paduan suara, para siswa dilatih untuk dapat mewujudkan sebuah teori dengan praktek yang nyata dalam bidang seni musik. Selain itu, para siswa juga dilatih mengenai cara menyanyi yang benar, membaca not balok dan menyelesaikan nada dengan chord yang dimainkan, serta diberikan latihan pernafasan yang baik,” terangnya.

Dia menuturkan lebih lanjut, dalam membangun suatu tim paduan suara, bukan hanya diperlukan anggota yang memiliki suara merdu ataupun kemampuan penguasaan materi dan teknik-teknik bernyanyi. Karena tim paduan sura dibangun atas dasar penggabungan nada-nada berbeda yang menjadi satu membentuk irama lagu yang indah. Untuk itu, ia senantiasa mengingatkan siswa-siswi yang dibimbingnya dalam tim padus pandawa untuk menjaga kekompakan dan penghayatan terhadap lagu yang dinyanyikan.

“Tetapi itu semua belum cukup bila tidak ada rasa menghayati antara suara satu dengan suara yang lainya,” pungkasnya.(ega nugraha)

Check Also

img-20170117-wa0053

Pilkada Gubernur Lebih Menarik bagi Warga Aceh Tengah

Takengon, sidaknews. com – Pemilihan Kepala Daerah serentak pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang tinggal …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>