Jumat , 31 Maret 2017
Home » Berita Foto » Palsukan Surat Tanah, Nenek Tua Divonis 6 Bulan Penjara

Palsukan Surat Tanah, Nenek Tua Divonis 6 Bulan Penjara

Kuang Hong (66) saat menjalani sidang beberapa waktu lalu. Foto: dok
Kuang Hong (66) saat menjalani sidang beberapa waktu lalu. Foto: dok

Tanjungpinang, sidaknews.com – Masih ingat dengan Kuang Hong (66), wanita tua yang harus menjalani proses hukum pada usianya yang sudah lanjut karena tersandung kasus pemalsuan surat tanah.

Akhirnya, Kuang Hong divonis majelis hakim selama enam bulan penjara karena dinilai terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah memalsukan surat tanah.

Vonis tersebut diterima Kuang Hong dalam persidangan yang digelar, Selasa (24/3) lalu pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. “Terdakwa dijatuhi hukuman selama enam bulan penjara,” ujar majelis hakim yang dipimpin Dame Parulian Pandiangan membacakan amar putusannya.

Hakim menilai, wanita tua ini terbukti melanggar ketentuan pasal 263 KUHP tentang tindak pidana pemalsuan surat dan dokumen sebagaimana dalam dakwaan jaksa.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan yang diajukan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa selama satu tahun penjara.

Terhadap putusan tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya, Sri Ernawati mikir-mikir apakah menerima atau banding, begitu juga dengan jaksa Zaldi Akri dari Kejari Tanjungpinang mengatakan hal yang sama.

Pantauan saat proses persidangan berlangsung, tingkah polah terdakwa membuat sejumlah pengunjung tersenyum bahkan tertawa, pasalnya saat ditanya hakim apa sikapnya pada putusan tersebut, terdakwa malah menjawab yang lain.

“Ngerti ngak?,” tanya hakim. Mendapat pertanyaan tersebut, terdakwa malah mengulangi pertanyaan hakim.” Ngerti eh, ngak ngerti!,” sembari tertawa. Sidang kemudian ditutup, setelah penasehat hukum terdakwa menyatakan sikapnya dan memberi pengertian pada kliennya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, miris sekaligus prihatin, mungkin kata yang tepat sebagai ungkapan perasaan ditujukan buat nasib Kuang Hong (66), seorang wanita tua yang tersandung kasus hukum.

Kuang Hong didakwa melakukan tindak pidana pemalsuan surat tanah seluas 2709 meter persegi yang berlokasi di sekitar Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota Tanjungpinang.(Rindu Sianipar)

Check Also

Dinas kehutanan Provinsi Sumut selidiki banjir bandang di kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – akibat maraknya penebangan liar disekitar gunung lubuk raya, pihak Dinas Kehutanan Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *