Home » Daerah » Babel » Pantai Wisata Tanjungpendam Bakal Direklamasi

Pantai Wisata Tanjungpendam Bakal Direklamasi

-Reklamansi Pantai Tanjungpendam Butuh 300 Ribu Truk Pasir.

pantai wisata Tanjungpendam.Tanjungpandan Belitung
Pantai wisata Tanjungpendam.Tanjungpandan Belitung

Tanjungpandan,sidaknews.com – Rencana reklamasi kawasan wisata Pantai Tanjungpendam, TanjungpandanBelitung oleh Pemda Kabupaten Belitung bakal kan terwujud. Pantai Tanjungpendam yang hanya berjarak 2 km dari pusat kota Tanjungpandan yang kini telah dijadikan salah satu tempat kawasan wisata di daerah ini.

Dengan melihat kondisinya yang sekarang ini sudah tertata dengan fasilitas penunjang yang telah ada dan dikelolah oleh Pemda kabupaten Belitung dengan jadwal pengunjung setiap harinya cukup banyak dan selalu diadakan kegiatan di areal tersebut,maka layaknya perlu direklamasi dengan memperluas daratan pantai.

Untuk mereklamasi pantai Tanjungpendam agar daratanya luas maka dibutuhkan pasir untuk penimbunan tersebut. Media ini mencoba konfirmasi kepada Kepala Dinas (kadis) PU Kabupaten Belitung, Ir.Hasanuddin pada tanggal(4/9). Hasanuddin menjelaskan untuk reklamasi penimbunan itu membutuhkan pasir 300 ribu truk yang nantinya pasirnya diambil dari daratan eks tambang.”Kita perkiraan 300 ribu truk untuk penimbuman pasir itu,”jelas Hasanuddin.

Selain itu kata Hasannuddin,rencananya semua pasir untuk penimbunan itu kita ambil dari daratan dan reklamasi itu diperkirakan berjarak 150 meter kedepan .Sedangkan pendanaan reklamasi ini kita mengguakan,dana APBD Kabupaten dan Propinsi. Namun utamanya untuk pembanguan talud pihaknya akan mengejar bantuan ke Kementerian PU,”dan kita menggunakan dana APBD ini, karena Kementeriaan tidak langsung menggelontorlkan begitu saja, ada tahap tahapanya, jangankan itu amdalnya mengenai reklamasi ini belum ada, makanya kita siapkan perangkat perangkat ini dulu sekarang,”jelasnya.

Selesai dipersiapkan dokumen untuk melakukan reklamasi tersebut jelas Hasanuddin pihaknya akan membawa langsung kepada pihak Kementeriaan. Disinggung masalah berapa anggaran reklamasi ini,Hasanuddin belum bisa menjelaskan secara rinci karena masih mau dihitung dulu .

”Kita belum bisa hitung itu. Misalkan untuk truk saja perkubiknya katakanlah 100.ribu. kalau dikalikan ini sudah berapa anggaran,”yang pasti dananya sangat besar, belum lagi untuk perbaikan talud.Selain itu kata Kadis PU ini susahnya sekarang ini kita belum punya DED ,. jadi estimasinya belum bisa kita ketahui,”terang Hasanuddin kepada Media ini.

Dalam rancangan rencana reklamasi ini selain penimbunan dan pembuatan talud juga akan dibentuk secara langsung beton untuk pemecah gelombang.yang maksudnya nantinya agar bangunan pinggiran talud tersebut tidak terkikis oleh air laut, terutama pada musim barat.jadi harus ada pemecah ombak.

Sedangkan untuk material urbinya menurut Kadis Pu ini kita ambil dari sisi daratnya. Kita akan cari bekas bekas eks tambang kaolin yang bisa kita mamfaatkan,dan kita pastikan itu dari darat,tapi kalau ke sungai kubu sana,walahualam kapan itu kita tahu,”jelasnya .

300 ribu truk material untuk penimbunan tersebut menurut Hasanuddin tidaklah terbilang terlalu banyak. Bahkan Dia memastikan tidak akan kesulitan untuk mendapatkan material material tersebut di wilayah pulau Belitung.”Kalau hanya 300 ribu kita tidak akan terlalu banyaklah, masih banyaklah yang harus kita bongkar seperti bukit bukit bekas exs tambang,kita kan daerah tambang,”jelas Kadis ini.

Dengan adanya rencana Pemda Belitung yang dibawah kepemmpinan Sahani Saleh,SoS yang akrab disapa Sanem untuk mereklamasi kawasatan wisata Tanjungpendam. Sangat ditanggapi fositip oleh masyarakat Belitung. Apalagi tanjungpendam yang kini dikelolah UPTD kabupaten Belitung cukup menjanjikan untuk salah satu asset daerah sebagai sumber income pemasukan buat daerahnya.(ANS)

Check Also

Kepala Kantor Imigrasi kelas II Tanjunguban Suhendra, melalui Kasi Informasi dan Sarana Komunikasi, Oddy Permana, saat menunjukkan dukumen  pekerja asing.

Imigrasi Tangkap 41 Pekerja Asing di Club Med Lagoi

Tanjungpinang, sidaknews.com -Sebanyak 41 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Club Med di Kawasan Wisata Lagoi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>