Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » (PC)-PMII Tuntut Mundur Kadis Pendidikan Kepri

(PC)-PMII Tuntut Mundur Kadis Pendidikan Kepri

Terkait dengan ada dugaan Mark-Up pada Proyek Pengadaan Alat Laboratorium SMA Se-Kepri tahun 2013

Demo PMII
Demo PMII Tanjungpinang-Bintan di depan halaman kantor Diknas Provinsi Kepri.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Aksi Demo yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pengurus Cabang Tanjungpinang-Bintan tadi pagi (26/5) di depan halaman kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan riau di dompak Tanjungpinang.

Dalam Orasinya adalah, Sehubungan dengan banyaknya kasus di Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau yang belum terselesaikan.”Salah satunya adalah proyek pengadaan alat laboratorium SMA Se-Provinsi Kepulauan Riau dengan menggunakan anggaran APBD Kepri Tahun 2013.

Kasus ini diduga adanya Mark-Up atau penggelembungan Anggaran yang dilakukan Dinas Pendidikan Kepri dan mengakibatkan kerugian Negara lebih kurang Rp. 1.018.725.297 dari total kontrak sebesar Rp2.900.594.000,00,- yang dimenangkan oleh pihak rekanan PT.Mitra Bina Medica.

Orasi yang disampaikan Mahasiswa PMII sempat tegang dan ribut dengan Kadis Pendidikan Kepri Yatim Mustafa, dimana Kranda yang dibawa para pendemo ditarik oleh Yatim Mustafa hingga memampar Jasman salah seorang mahasiswa yang ada didalam Kranda tersebut.

Kranda
Kranda yang dibawakan oleh Mahasiswa PMII

Dan selanjutnya, setelah terjadi dorong mendorong antara Mahasiswa dan para Mahasiswa PMII, ada dua mahasiswa yang terkena pemukulan yaitu Helyanto dan Aspan sebagai ketua kordinator Lapangan.

Saat dihubungi media ini Aspan ketua koordinator Lapangan mengatakan, bahwa perbuatan Yatim Mustafa sebagai Kadis Pendidikan Provinsi Kepulauan riau tidak terima, sebab, sebagai kepala dinas seharusnya beliau merangkul, ini malah menghantap kita dengan tangan besi.

lebih lanjut disampaikan oleh Aspan, bahwa PMMI tanjungpinang-Bintan akan melaporkan kasus ini kepada pihak Polres Tanjungpinang hari ini juga.Ungkapnya.

Dalam kasus proyek tersebut jelas ada melanggar UU No. 31 Tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi pasal 2 ayat 1 dan pasal 3. Serta UU No. 20 Tahun 2001. Maka kami dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC.PMII) Tanjungpinang – Bintan menyatakan sikap.

1.Meminta PPTK, POKJA 3 (tiga), dan Kepala Dinas Kepri harus bertanggungjawab dalam proyek pengadaan alat laboratorium SMA Se-Kepri, yang diduga merugikan Negara lebih kurang Rp. 1.018.725.297.

2.Meminta Gubernur Kepri agar mencopot jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kepri selaku Pengguna Anggaran.

3.Meminta penegak hukum (Kejaksaan Tinggi) Kepri agar mengusut tuntas dugaan penggelembungan dana yang di lakukan “Oknum” DISDIK Kepri sebesar Rp. 1.018.725.297 dalam proyek pengadaan alat laboratorium SMA Se-Kepri tahun 2013.

4.Meminta penegak hukum (Kejati,KPK dan Kepolisian) agar secepatnya menangkap dan memenjarakan Kadisdik Kepri(Yatim Mustafa).

Menurut Aspan sebagai Korlap, apabila dalam 4 poin yang kami disampaikan,apabila dalam waktu secepatnya permasalahan ini tidak ditanggapi, maka kami akan melakukan aksi di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).(Red)

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *