Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » Pedagang Siap Mati Demi Pertahankan Pasar Plered

Pedagang Siap Mati Demi Pertahankan Pasar Plered

Pedagang Siap Mati Pertahankan Pasar Plered2Purwakarta,sidaknews.com – Susana keriuhan Pasar Plered tak lama lagi akan sirna, menyusul kebijakan pemerintah mengenai relokasi pasar. Rencana tersebut seakan tak bisa lagi ditunda-tunda, terlebih pemerintah sudah menyediakan tempat berupa bangunan pertokoan dan kios di Desa Citeko.

Meski warga pasar Plered yang jumlahnya hampir 500 orang siap pasang badan untuk menolak relokasi, ternyata tidak membuat pemerintah menunda melakukan penataan. Bisa jadi pemerintah siap melawan dan menanggung segala resiko jika terjadi penolakan, baik secara anarkis sekalipun.

Dimana seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Purwakarta berencana melakukan relokasi pasar Plered ini setelah perhelatan pilkades serentak digelar, atau setelah tanggal 25 Agustus. Adanya kabar tersebut tak heran menjadi buah bibir bagi masyarakat, terutama masyarakat di Kecamatan Plered sendiri akhir-akhir ini.

Ada yang memprediksi akan terjadi pertumpahan darah jika saat relokasi dilakukan selisih paham antara warga pasar dengan pemerintah masih terjadi. Karena warga pasar akan berjuang sampai dengan tetes darah penghabisan untuk mempertahankan tempat usaha mereka di pasar Plered.

“Kenapa mereka (warga pasar) akan mati-matian melawan? Itu karena masalah pemindahan pasar menyangkut isi perut. Sok aja bakal rame, dan bisa jadi akan ada korban jika saling memaksakan kehendak,” ujar Tarman (45) salah seorang tukang ojek saat berbincang dengan temannya di sebuah warung kopi di kawasan pasar Plered. “Nya sih, tapi mudah-mudahan saja gak sampai gitu.

Dulu mah kita melawan orang Belanda dan Jepang (penjajah) sekarang mah perang teh dengan bangsa kita sendiri,” jawab Udui (36) teman berbincang Tarman, mengaitkan masalah tersebut dengan zaman penjajahan.
Jika relokasi pasar Plered akan dilakukan setelah pilkades serentak, dalam perbincangan itu mereka mengira-ngira bisa jadi relokasi akan dilakukan sekitar akhir bulan ini ataupun awal bulan depan. “Nya paling lamun tos pilkades mah bulan hareup kang,” terka salah seorang warga yang ikut nimbrung dalam isu hangat rencana relokasi pasar Plered tersebut. (banyu)

Check Also

Suasana Ramadhan di Kota Peureulak Spontan Berubah, Pedagang Musiman Penuh Disepanjang Jalan

Aceh Timur, sidaknews.com – Kebiasaannya setiap tahun penjualan jajanan atau bukaan puasa penuh di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *