Sabtu , 25 Maret 2017
Home » Daerah » Aceh » Pedagang Tradisional Senang di kunjungi Ketua Gerindra Aceh

Pedagang Tradisional Senang di kunjungi Ketua Gerindra Aceh

Ketua Partai Gerindra Aceh T A Khalid (tiga dari kanan berdiri) Bertemu Para Pedagang di Banda Aceh (Foto, Gerindra)
Ketua Partai Gerindra Aceh T A Khalid (tiga dari kanan berdiri) Bertemu Para Pedagang di Banda Aceh (Foto, Gerindra)

Banda Aceh,Sidaknews.com – Sejumlah pengurus DPD Gerindra Aceh melakukan kunjungan kerja atau Blusukan Ke pasar tradisional Peunayong Banda Aceh, turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua DPD Gerindra Aceh T A Khalid, Anggota DPRA dari Partai Gerindra, Anggota DPRK Kota Banda Aceh beserta pengurus DPD Gerindra Aceh dan Pengurus Gerindra Banda Aceh, mereka di dampingi oleh Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh indonesia (APPSI Aceh) Muzakir Reza Pahlevi, Sabtu 06/12/2014.

Dalam kunjungan ini banyak keluhan yang di sampaikan pedagang Pasar tradisional kepada Ketua Gerindra Aceh, terutama menyangkut tentang persoalan-persoalan pasar, seperti masalah Akses permodalan, revitalisasi pasar yang kurang tepat, banyak pasar tradisional yang ada di banda aceh masih terkesan kumuh, demikian ungkapan dalam rilis yang dikirim Gerindra Aceh kepada media ini.

Menyangkut akses permodalan pedagang, sejumlah penjual sangat mengharapkan Ketua Gerindra aceh T A Khalid untuk bisa membantu dan menekankan kepada pemerintah Aceh maupun pemerintah pusat sehingga merka mendapat kemudahan dalam akses permodalan. Karna selama ini pedagang mengambil kredit kepada rentenir disebabkan tidak adanya tempat lain untuk mendapatkan modal.

Mendengar rungutan para pedagang mengatakan bhw selama ini mereka menggantung hidupnya pada modal rentenir, TA Khalid sangat terkejut sambil mengucapkan subhanallah “ini tidak bisa dibiarkan, pemerintah tidak boleh diam dan membiarkan rakyatnya terpasa membiarkan dirinya untuk dihisap darahnya oleh rentenir”, ungkap Ketua Gerindra Aceh dalam rilis Gerindra tersebut.

Saya harap pemerintah kota dan pemerintah Aceh agar segera turun ke pasar penanyong untuk menyelamatkan para pedagang kecil yang terpaksa menggantung hidupnya dalam kemaksiatan rentenir, ajak T A Khalid.

“Ini sebuah aib dan kemaksiatan yang terselubung di negeri syariat islam, Kemaksiatan ini terjadi karna kepedihan dan keterpasaan para pedagang untuk mendapatkan modal usaha. Maka pemerintah harus segera membatu modal usaha karna semakin cepat pemerintah membantu modal usaha untuk pedagang, maka sama juga artinya dengan menyelamatkan aqidah mereka yang hidup dlm kesterpaksaan riba, T A Khalid mengimbau.

Sejumlah pedagang, mengucapkan terima kasih kepada Partai Gerindra yang sudah mau datang ketempat kami jualan, semoga apa yang kami sampaikan bisa dibantu selesaikan” ungkap Nyak Ali (61 tahun) seorang pedangang di pasar peunayong, seperti dalam rilis yang di terima media ini.

Sementara itu seorang pedangan pasar, menyatakan kehadiran ketua Gerindra Aceh menjadi harapan baru bagi mereka, dan berharap apa yang sudah disampaikan bisa diperjuangkan ” kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini, semoga harapan dan keinginan kami bisa di bantu terutama masalah rentenir yang cukup membuat usaha kami begitu berat teras ” ungkap Ilyas ( 61 tahun) seorang pedangan pasar.

Pedagang juga mengahapkan agar revitalisasi pasar harus benar-benar dikerjakan oleh pemerintah, seperti penyediaan lapak yang layak dan ketertiban pasar juga harus di jaga. (Tarmizi A. Gani)

Check Also

KETUA Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Ir. Teuku Alaidinsyah M. Eng saat membuka secara resmi Orientasi Kepalangmerahan dan Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI Bireuen. FOTO/TARMIZI A. GANI.

Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Bireuen Dibuka Teuku Alaidinsyah

Bireuen, sidaknews.com – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Ir. Teuku Alaidinsyah M. Eng membuka …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>