Senin , 27 Maret 2017
Home » Berita Foto » Pegawai Honorer RSUD Dr Kumpulan Pane Wajib Tes Urin

Pegawai Honorer RSUD Dr Kumpulan Pane Wajib Tes Urin

-Salah satu persyaratan perpanjangan kontrak kerja.

RSUD Dr.H.Kumpulan Pane Tebingtinggi.
RSUD Dr.H.Kumpulan Pane Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Sidaknews.com – Seluruh petugas honorer atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bertugas di RSUD Dr.Kumpulan Pane Tebingtinggi Sumatera Utara (Sumut) diwajibkan menjalani tes urin untuk memastikan bebas dari Narkoba.

Hal itu menjadi salah satu persyaratan kelengkapan mereka memperpanjang kontraknya yang akan berakhir Desember 2014. Apalagi, kontrak kerja mereka berlaku setahun sekali dan setiap awal tahun akan diperbarui kembali jika memenuhi beberapa persyaratan.

Hal ini disampaikan Wakil Direktur RSUD Kumpulan Pane, Eddi Syahputra SH didampingi Kepala Tata Usaha Darwin Lubis SH di ruang kerjanya, Jumat (5/12). “Itu (tes urin) diwajibkan sebagai salah satu syarat memperpanjang kontrak kerja,” ujar Eddi kepada wartawan.

Eddi juga mengatakan, jika manajemen RSUD Dr Kumpulan Pane membebankan biaya sebesar Rp 150.000/orang untuk pemeriksaan urin yang dilakukan. Ia tidak menampik, jika pungutan tersebut dikeluhkan beberapa pegawai honorer.

“Tentang pembiayaan, ada aturannya, dana tersebut masuk menjadi pendapatan RSUD, bukan untuk pribadi-pribadi, dan mereka membayarnya dengan terlebih dahulu mengambil karcis, seperti orang umum lainnya,” katanya.

Pembiayaan tes urin, lanjut Eddi, sesuai dengan Perda No.3 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan pada RSUD Dr Kumpulan Pane. Menurut Eddi, kebijakan ini juga dilakukan manajemen setelah beberapa waktu lalu dari hasil pemeriksaan spontan yang dilakukan, manajemen menemukan adanya tenaga kontrak yang lagi bertugas terindikasi sedang mengkonsumsi narkoba.

“Dan kepada mereka telah diambil tindakan tegas oleh pihak manajemen dengan memberhentikan mereka, setelah mendapatkan persetujuan dari Wali Kota Tebingtinggi,” tukasnya.

“Kami tidak akan main-main kepada semua pegawai maupun tenaga kontrak yang terlibat Narkoba.Kami tidak ingin mengambil resiko sekecil apapun karena ulah segelintir orang, coba bayangkan jika seorang tenaga perawat yang sedang menggunakan narkoba melayani pasien, bisa saja terjadi kesalahan fatal yang dilakukan, mau nyuntik tangan, kesuntik mata,” terang Eddi.

Berdasarkan pengalaman tersebut, tambah Eddi, pada tahun 2015 mendatang tenaga honorer yang akan diperpanjang masa kerjanya harus terlebih dahulu melalui tahapan seleksi kembali seperti yang dilakukan setiap tahunnya.

“Dan tahun ini manajemen akan melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk seleksinya, kita tidak mau asal terima tenaga kontrak begitu saja, kemampuannya juga harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, hingga kompetensinya jelas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Darwin Lubis juga menjelaskan, jika untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di RSUD, pihaknya saat ini menunggu arahan dari Wali Kota Tebingtinggi, yang berencana akan melakukan kerjasama dengan BNN perwakilan Sumut, untuk melakuan tes urin bagi PNS di Lingkungan RSUD Kumpulan Pane.

“Manajemen siap memberikan dukungan untuk pencegahan dan pemberantasan Narkoba di Tebingtinggi, kita mulai dari dalam dahulu membersihkannya, apalagi RSUD instansi Pelayanan Publik dan melayani orang kurang sehat, apa jadinya kalau orang melayani juga tidak sehat,” ujar Darwin Lubis. (Wan)

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>