Home » Berita Foto » Pekat Meraja Lela Di Tanjab Barat, Kinerja Satpol PP Mulai Di Pertanyakan

Pekat Meraja Lela Di Tanjab Barat, Kinerja Satpol PP Mulai Di Pertanyakan

Pekat Meraja Lela Di Tanjab Barat, Kinerja Satpol PP Mulai Di Pertanyakan
Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Tanjab Barat.

Tanjab Barat, Sidaknews.com – Sebagai petugas dalam menegakan Perda untuk memberantas penyakit masyarakat (Pekat), kinerja Satpol PP Tanjab Barat mendapat sorotan tajam dari masyarakat Kuala Tungkal.

Pasalnya, kini dengan maraknya tempat esek-esek terselubung di Desa Pematang lumut Kecamatan Betara, Tebing Tinggi dan Kota Kuala Tungkal membuat masyarakat Kabupaten Tanjab Barat resah.

Yang lebih memprihatinkan lagi, tempat-tempat wisata di kota Kuala Tungkal seperti Water Front City yang terdapat di daerah Tanggo Rajo Ulu dan Ancol Beach yang terletak di Jalan Pelabuhan justru menjadi lokasi strategis bagi muda-mudi kota Kuala Tungkal untuk berbuat mesum pada malam hari.

Dan mereka berpacaran dan bermesraan bukan pada malam minggu saja disana, tapi bisa dikatakan setiap malam tempat-tempat wisata ini di jadikan ajang tempat mesum buat muda mudi kota Kuala Tungkal “Jelas Ita salah satu sumber media ini Selasa(10/6).

Ita juga meminta Satpol PP bertindak cepat dan jangan hanya menunggu bila tidak alamat bertambah banyak merusak moral akhlak generasi muda penerus Negeri ini,Cobalah ditertibkan mulai dari hotel-hotel yang ada dikota ini sampai tempat-tempat hiburan, apa lagi kita mau memasuki Bulan Suci Ramadhan. “Ujarnya ke media ini.

Maraknya warung remang-remang di Desa Pematang Lumut berbalut prostitusi di Kecamatan Betara, ditambah dengan maraknya penyakit masyarakat yang dilakoni para pelajar dan pemuda di tempat-tempat wisata pada malam hari untuk berbuat mesum tentunya meresahkan masyarakat Kabupaten ini.

Jika warga yang melakukan penertiban tentunya rawan anarkisme. Seperti pembakaran lokalisasi di Desa Pematang Lumut.

“Ini jangan dibiarkan semakin menjalar ditengah-tengah masyarakat. Kalau perlu diberlakukan jam malam dilokasi wisata tersebut. Makanya harus ada tindakan tegas dan cepat jangan dibiarkan seperti sekarang ini, apa lagi saat ini Tanjab Barat tercatat nomer dua HIV/AIDS di Provinsi Jambi. Dalam hal ini seharusnya SATPOL-PP Tanjab Barat bisa kordinasi dengan pihak-pihak terkait yang menangani permasalahan ini” pungkasnya.

Terkait permasalahan ini sangat disayangkan wartawan Sidak News tidak bisa mengkonfirmasi M. Yunus selaku Kakan Satpol PP Tanjab Barat. (Andi)

Check Also

Data informasi gempa dari BMKG Medan.

Pasca Gempa 5,6 SR, Aktivitas Warga Kota Medan Kembali Normal

Medan, sidaknews.com – Gempa yang baru saja mengguncang Kota Medan pada Senin, 16 Januari 2016 …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>