Home » Berita Foto » Pelajar dan Mahasiswa Tangerang Menolak Kapitalisasi Pendidikan

Pelajar dan Mahasiswa Tangerang Menolak Kapitalisasi Pendidikan

Ratusan pelajar dan mahasiswa, yang tergabung dalam Komite Rakyat Tangerang, Berunjuk rasa di bundaran Kodim Kota Tangerang menuntut pemerintah untuk mencabut Kapitalisasi  Pendidikan.
Demo: Ratusan pelajar dan mahasiswa, yang tergabung dalam Komite Rakyat Tangerang, Berunjuk rasa di bundaran Kodim Kota Tangerang menuntut pemerintah untuk mencabut Kapitalisasi Pendidikan.

Tangerang,Sidaknews.com – Ratusan pelajar dan mahasiswa, yang tergabung dalam Komite Rakyat Tangerang, Berunjuk rasa di bundaran Kodim Kota Tangerang menuntut pemerintah untuk mencabut Kapitalisasi Pendidikan.

Menurut Kordinator lapangan Febby, dari Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tangerang, yang temui Sidaknews.com di sela-sela aksi, mengatakan bahwa kapitalisme pendidikan yang diberlakukan oleh pemerintah. Banyak tidak berpihak pada pelajar dan mahasiswa.

Seperti halnya yang termaktub UU no,20 Thn. 2003, tentang pendidikan nasional, dinyatakan oleh komite ini merupakan perpanjangan dari praktek kapitalisme pendidikan, dinama Negara melepas tanggungjawabnya terhadap sektor pendidikan, dengan melibatkan orang tua murid ikut bertanggung jawab dalam pembiayaan pendidikan yang muat dalam pasal 21.UU tersebut.

Hal itu, ditambahkan Febby, menjadi dasar bagi pihak pengelola sekolah melakukan pungutan-pungutan terhadap orang tua siswa, meskipun pemerintah telah mengratiskan biaya sekolah hingga SMA.

Kemudian bertitik tolak dari UU Sisdiknas nitu, juga menjadi dasar lahirnya UU perguruan tinggi no. 12/2012 sebagai bentuk dari kematangan praktek kapitalisme pendidikan, dengan arahan setiap perguruan tinggi negeri dan swasta diotonomikan.

Komite Rakyat Tanggerang yang melakkukan unjuk rasa tersebut, terdiri dari SMI, GMNI, PMII, SAPPMA PP, BEM-FE UMT, BEM UMT.

Selain memuntut tolak kapitalisasi dunia pendidikan juga menolak kenaikan harga BBM, dan agar supaya pemerintah mencabut UU Sisdiknas dan Perguruan Tinggi, serta mendesak pemerintah untuk mencabut UU yang meliberisasi Sumber Daya Alam Indonesia. Usai melakukan orasi mahasiswa dan pelajar itu, membubarkan diri dengan tertib.(Haris Maloko)

Check Also

yayasan al idris dalam tahap pengerjaan gedung.

Perdana, Besok Yayasan Al Idris Buka Pendaftaran Santri Baru

Bintan, sidaknews. com – Yayasan Al Idris Kepulauan Riau pada 18 Januari 2017 mulai membuka …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>