Home » Berita Foto » Pelaku Pembunuhan Manis Ditangkap Polisi

Pelaku Pembunuhan Manis Ditangkap Polisi

Pelaku Pembuhan Tertangkap oleh Polisi
Syahriandi Pelaku Pembuhan Manis Tertangkap

SidakNews.com- Anjungan jempol untuk  jajaran Polres Karimun, dalam waktu tiga hari telah berhasil menangkap dan mengungkap pelaku pembunuhan Manis Cara Niasari gadis berusia 17 tahun di Parit Tegak, RT 4 RW 2, Desa Sungai Sebesi, Kecamatan Kundur. Pelakunya adalah Syahriandi (18) yang tak lain adalah tetangga sekaligus kawan sepermainan Manis semasa kecil.

Pelaku yang diamankan jajaran polres merupakan seorang pelajar salah satu sekolah SMA Negeri di Kundur. dan juga  merupakan tetangga korban. Dimana jarak letak rumah korban dengan pelaku berkisar 200-an meter.

Kapolres Karimun AKBP Dwi Suryo Cahyono dalam jumpa pers, Selasa (9/7) di Malpores Karimun mengatakan penangkapan pelaku Syahriandi berawal dari olah kejadian perkara yang dilakukan tim indentifikasi. Pelaku yang juga berada disekitar TKP terkesan mencurigakan, bahkan tersangka sempat pergi dan akhirnya bisa dibekuk oleh anggota buser Polres Karimun.

Untuk proses lebih lanjut dan juga Pertimbangan keamanannya, Syahriandi, Senin (8/7) malam sekitar pukul
22.00 WIB, menggunakan sebuah kapal patroli Pol Air Polres Karimun, langsung dipindahkan penahanannya dari Mapolsek Kundur ke Mapolres Karimun di Tanjungbalai Karimun.

“Benar kita telah menangkap pelaku pembuhunan terhadap korbannya Manis Larania Sari. Pelaku merupakan tetangga dekat korban yang jarak rumah tidak jauh dari rumah korban,” ujar Kapolres AKBP Dwi Suryo Cahyono.
Penangkapan pelaku dilakukan setalah dilakukan introgasi di Mapolsek Kundur pelaku mengakui bahwa dirinya lah pelaku pembunuhan Manis, tetangga sekaligus mantan kawan sepermainannya semasa kecil.

Motif pelaku awalnya hanya ingin mencuri uang di rumah korban. Untuk mengalihkan perhatian korban, pelaku pura-pura membeli jagung di warung yang dijaga korban, Sabtu (6/7) pagi sekitar pukul 07.55 WIB. Saat korban lengah, pelaku berupaya mencuri di kedai korban, namun aksinya dipergoki korban.

Pelaku tega membunuh korban lantaran pelaku dalam kondisi terpojok, pelaku yang tak segan-segan melakukan perlawanan terhadap korban. Korban yang saat itu dalam kondisi lemah sempat diseret dan dipukuli beberapa kali, bahkan kepala korban juga dibenturkan kelantai dan dinjak-injak, tak berhenti disitu saja korban dijerat lehernya menggunakan kain taplak meja hingga korban kehabisan nafas.

Pelaku pun sempat membasahi wajah korban untuk memastikan apakah korban sudah meninggal atau hanya pinsan. Dan pelaku pun kabur pulang kerumahnya melakukan aktifitas seperti biasa. Namun itu tak berselang lama, pelaku kembali pulang kerumah korban dan kembali mencuri di kamar orang tua korban dan mengambil uang tunai senilai sekitar Rp 1. 442. 000 yang diakui ibu korban adalah uang arisan PKK, dibawa kabur tersangka.

“Tersangka sempat balik ke rumahnya dulu usai membunuh lalu kembali lagi ke TKP untuk mencuri dan membawa kabur uang tunai senilai Rp 1. 442. 000 yang menurut pengakuan ibu korban adalah uang arisan PKK, di mana ibu korban adalah bendaharanya,” ujar Dwi sekaligus membantah kasus tersebut adalah kasus pembunuhan berencana.

Untuk mempertanggung jawab perbuatanya pelaku dijerat pasal 365 ayat 3 junto ayat 1 KUH Pidana tentang pencurian dengan kekerasan (curas), subsider pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Saat dilakukan komfirmasi press pelaku tak sedikit pun mengeluarkan kata-kata dari mulutnya. Pelaku hanya diam hingga akhirnya dikembalikan kedalam tahan.(Ali,s)  

 

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>