Home » Berita Foto » Pembangunan Gedung VIP RHF Prov Kepri Dipertanyakan

Pembangunan Gedung VIP RHF Prov Kepri Dipertanyakan

Gedung VIP RHP Provinsi Kepri
Gedung VIP RHP Provinsi Kepri, (foto:Ist)

Tanjungpinang,sidaknews.com – Berbagai kalangan dan Aktivis pemirhati anti korupsi di Tanjungpinang mempertanyakan Pembangunan Gedung VIP RHP Bandara KM 12 Kijang, pasalnya, pekerjaan pada akhir tahun 2013 tidak dapat diselasaikan, dimana Progress  yang baru disiapkan pihak rekanan hanya mencapai 80 persen.

Padahal Pekerjaan Proyek tersebut dikerjakan pada bulan Juni 2013 yang lalu, dan hingga saat ini belum diserahkan kepada Pelaksana atau dinas Perhubungan Provinsi Kepri.

Pekerjan pembangunan Gedung VIP Bandara RHF 2013 dikerjakan oleh PT Bintan Ika Jaya dengan nilai kontrak sebesar Rp5.730.000.000, sementara masa pekerjaan 180 hari kalender dan berakhir pada Desember 2013. Jika memperhatikan proyek tersebut, ada ketidak beresan dalam pekerjaan dan juga secara Adminstrasi.

Pekerjaan yang masih dikerjakan semalam (28/8/2014)
Pekerjaan yang masih dikerjakan semalam (28/8/2014) 

Hal ini disampaikan oleh Eko Sekjen lsm ICTI-Ngo Kepri kepada media ini, seharusnya PPTK,KPA harus memutus kontrak dengan pihak perusahaan tersebut.Dalam hal ini KPA, PPK, juga PPTK tidak melaksanakan hal ini.

Saat dikomfirmasi media ini Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Kepri juga sebagai KPA dan PPK dalam kegiatan pekerjaan Pembangunan Gedung RHF. Maswanto mengatakan, bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak ada masalah, diakuinya, memang pekerjaan kita hanya bayar 80 persen saja.

Menurut Maswanto, kita sudah memanggil pihak rekanan kemaren, katanya, siap menyelesaikan pekerjaan hingga sampai selesai 100 persen, dan sisa pembayaran kita ajukan pada APBD-P Nanti. Ungkapnya.

Namun Impormasi yang didapat oleh Lembaga ini, dalam pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan Gedung RHP tahun anggaran 2013, “diduga” pihak dinas Perhubungan kepri atau pejabat pembuat Komitment tidak ada membuat denda kepada pihak rekanan.

Dan hingga saat ini, pada pantaun media ini, kondisi pekerjaan pembangunan Gedung VIP RHP 2013 sudah mengalami kebocoran di bagian asbes ruangan VIP tersebut. Dan Pelaksanaan pekerjaan tahun 2014 senilai Rp200 juta juga sudah dikerjakan.

Salah satu Asbes di Ruangan VIP sudah Lapuk, akibat Bocor
Salah satu Asbes di Ruangan VIP sudah Lapuk, akibat Bocor.

Kuncus Ketua Umum Lsm ICTI-Ngo (Investigation Coruuption Transparan Independen) Kepri mengatakan, tidak ada alasan bagi pihak KPA, PPk dan PPTK untuk membayarkan Proyek tersebut 100 persen, apalagi dengan memakai dana APBD-P, yang terpenting pihak dinas perhubungan Provinsi Kepri harus memutus kontrak dengan pihak perusahaan.

PPK, KPA,PPTK Dinas Perhubungan Kepri harus jeli memperhatikan Perpers 70 tahun 2012 pada pasal 93, disana jelas ada aturannya. seharusnya PPK harus bisa mengkaji permasalahan ini.  Dan pekerjaan ini belum diserah terima kepada dinas.

Dalam hal ini, wajar kita pertanyakan soalnya menyangkut dengan penggunaan anggaran keuangan daerah. Kami minta kepada pihak Kejati Provinsi Kepri untuk menindaklanjuti kasus ini.(Red)

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>