Selasa , 23 Mei 2017
Home » Berita Foto » Pembantaian Sadis di Kampung Tambak Potong Lembu

Pembantaian Sadis di Kampung Tambak Potong Lembu

Pelaku Salah Sasaran

Dua Diantara Empat Korban Pembacokan  Sadis, Ahai (65), dan A`i (62) DiKampung Tambak.
Dua Diantara Empat Korban Pembacokan Sadis, Ahai (65), dan A`i (62) DiKampung Tambak.

Tanjungpinang, Sidak News.com : Aseng (50),dibekuk petugas Polsek Tanjungpinang Kota,setelah mendapatkan Informasi  dari salah satu aparat kepolisian yang kebetulan berada tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), bahwa, Aseng (50) seorang pelaku pembantaian warga Kampung Tambak membawa sebilah parang, karena habis membacok empat warga Kampung Tambak, Potong Lembu, Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Jumat (21/06), Pagi Pukul 09.00 Wib.

Peristiwa terjadi, Jumat (21/06) pukul 09.00.WIB. Saat itu pelaku datang kerumah korban mencari Angku alias Anthony, saat kejadian Angku sedang tidak berada dirumahnya, di kampung tambak, tepatnya disamping Wisma Sakura. Namun, pelaku hanya mendapatkan keluarga Angku, yang berada dirumahnya, masing-masing, Ahui (65), ayah dari Angku, A`i (62) Ibu Angku, Ahuang (10) anak Angku dan seorang Pembantu Rumah Tangga (30) yang bekerja di rumah tersebut .

Dengan sadisnya Aseng menebaskan senjata yang dibawanya berupa sebilah parang, kepada empat orang keluarga Anthony, sedangkan Anthony selamat dari bahaya tersebut. Kebetulan Anthony sedang berada diluar rumah tempat kejadian perkara.

Menurut Informasi yang didapat Sidaknews.com di tempat kejadian, Aseng (50), pelaku pembantaian, sebenarnya mencari, Angku alias Anthony yang merupakan mantan Bos pelaku, saat pelaku bekerja pada salah satu kelong milik Angku beberapa tahun silam, namun pada saat kejadian, pelaku tidak menemui Angku berada dirumahnya, saat itu yang ada dirumahnya adalah, Ahai (65) ayah Angku, namun naas yang diterima, Ahai (65), pelaku langsung mengayunkan parang yang dibawa pelaku ketubuhnya dan mengalami luka robek diperut kiri dan bahu kiri karena sabetan parang yang di bawa oleh pelaku, nasib naas juga dialami, A`i (62), ibu Angku, yang mengalami luka mulai kepala, muka dan tangan, sedangkan  Ahuang (10) anak Angku tidak luput dari parang Aseng, sikecil mengalami luka dibagian tangan kanan dan seorang Pembantu Rumah Tangga yang bekerja pada keluarga Angku tersebut tak luput dari sabetan parang pelaku dan mengalami luka pada pergelangan tangannya yang nyaris putus.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung keluar rumah Angku dan berjalan kaki menelusuri jalan tambak, warga yang melihat pelaku tidak berani untuk mendekati pelaku karena pelaku saat akan didekati warga mengayun-ayunkan parang yang dibawanya yang penuh dengan darah segar. Awang, pemilik kedai kopi yang ada di jalan tambak langsung menemui pihak kepolisian yang berada di Kantor PLN, karena sejumlah Mahasiswa akan melakukan demo di Kantor PLN tersebut. Setelah kejadian yang menimpa keempat korban tersebut, Ahai (65), Korban yang mengalami luka robek di perut kiri dievakuasi ke RSUD Kota Tanjungpinang untuk dilakukan perawatan, sementara ketiga korban lainnya, A`i, Ahuang dan pembantu rumah tangganya di bawa ke RSAL Tanjungpinang.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), beberapa warga mengecam, aksi tersangka ini tergolong  sangat sadis karena luka yang diderita keempat korban pembacokan cukup parah akibat sabetan senjata pelaku. Jelas Awang pemilik kedai kopi yang tidak jauh dari TKP.(djo/ind)

Check Also

Jelang Ramadhan, Rumah Makan dan Tempat Hiburan di Bintan Ditertibkan

Bintan, sidaknews.com – Memasuki bulan suci Ramadan pemerintah daerah (Pemkab) Kabupaten Bintan. Satuan Polisi Pamong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *