Jumat , 26 Mei 2017
Home » Daerah » Aceh » Pemkab Bireuen Gelar Sosialisasi Rencana Aksi Nasional HAM

Pemkab Bireuen Gelar Sosialisasi Rencana Aksi Nasional HAM

Kegiatan sosialisasi rencana aksi nNasional Hak Azasi Manusia ( RAN HAM ) di Bireuen ( Foto,  Tarmizi A. Gani )
Kegiatan sosialisasi rencana aksi Nasional Hak Azasi Manusia ( RAN HAM ) di Bireuen ( Foto, Tarmizi A. Gani )

BIREUEN,ACEH,Sidaknews.com – Bagian Hukum Sekretariat pemerintah Kabupaten Bireuen, pada Senin 27 Oktober 2014 menyelenggarakan sebuah kegiatan sosialisasi rencana aksi nasional hak azasi manusia (RANHAM).

Kegiatan yang berlangsung di Oproom Kantor Bupati di ikuti oleh perwakilan pegawai puskesmas, Dinas Kesehatan, Kesbang, Dinas Sosial, Tokoh Masyarakat, Ormas, LSM, dan awak media, sebut Nasir BIMA yang ikut hadir sebagai peserta di acara tersebut.

Pemateri kegiatan diisi oleh perwakilan dari Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Aceh Ardiansyah, SH,MH,(Kadis Yankum) dan Irfan, SH. MH, (Kasubbid Desiminasi HAM) Kementrian Hukum dan HAm Kanwil Prov Aceh, sebut Sabut Kabag Hukum Sekretariat Kabupaten Bireuen Zubir, saat di konfirmasi penulis.

Menurut Nasir, salah satu point penting yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi rencana aksi nasional hak azasi manusia ( RANHAM ) adalah Kemenkumham mulai dari tahun 2013 telah menyiapkan bantuan hukum kepada masyarakat miskin melalui beberapa lembaga sosial masyarakat. dan khusus untuk Aceh ada sekitar 17 lembaga sosial masyarakat yang telah diberi mandat untuk itu, ungkap Nasir.

Bantuan hukum tersebut diberikan agar masyarakat miskin mendapat pendamping hukum (Pengacara) gratis yang telah disediakan oleh negara.

Bantuan hukum tersebut diperuntukan untuk tiga kasus yaitu kasus pidana, perdata, dan tata usaha negara, namun yang menjadi persoalan sekarang program bantuan hukum itu tidak diketahui oleh masyarakat, kesal Nasir dari BIMA.(Hasbi/Tarmizi)
.

 

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *