Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Pemkab Luwu Timur Mediasi Perdamaian Dua Desa Di Burau

Pemkab Luwu Timur Mediasi Perdamaian Dua Desa Di Burau

Penandatangan Perjanjian Perdamaian
Proses Perdamaian Dengan Menandatangani Perjanjian Damai Antar Kedua Pihak Perwakilan 2 Desa, Yang Disaksikan Wakil Bupati, HM. Thorig Husler, Anggota DPRD, Perwira Penghubung Dan Staff Ahli Hukum.

Luwu Timur, Sidaknews.com – Warga dua desa di kecamatan Burau yang nyaris bentrok pekan lalu, akhirnya didamaikan. Kedua desa tersebut yakni Desa Kalatiri dan Desa Mabonta.

Perdamaian kedua desa ini difasilitasi langsung Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang berlangsung di Aula Kantor Camat Burau, Rabu (12/11) kemarin.

Proses perdamaian dilakukan dengan menandatangani perjanjian damai antar kedua belah pihak perwakilan dua desa yang bertikai disaksikan Wakil Bupati, HM. Thorig Husler, Anggota DPRD, KH Aziz Rajmal dan Juddin Sira, Wakapolres, Kompol Gany Alamsyah Hatta, Perwira Penghubung, Samuel Ledan, Asisten Pemerintahan, Syahdidin Halun, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Safei Basir, Kasatpol PP, Inra Fauzi dan Camat Burau, Satri.

Beberapa poin penting dari perjanjian damai tersebut, antara lain kedua belah pihak telah sepakat bahwa permasalahan yang terjadi telah selesai secara kekeluargaan dan bersedia saling memaafkan dan berjanji tidak akan mengungkit permasalahan dan tidak akan mengulangi insiden yang serupa.

Selanjutnya, apabila masih terjadi provokasi dan aksi anarkis dari kedua belah pihak maka akan dilakukan tindakan tegas terhadap para pelaku serta memproses sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, pelaku juga akan diberikan sanksi sosial dan hukum adat meninggalkan wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Wakil Bupati HM Thorig Husler dalam arahannya mengajak kedua belah pihak untuk menaati pernjanjian damai yang telah disepakati. Ia juga berharap peran tokoh masyarakat dan tokoh agama aktif memberikan pencerahan kepada pemuda agar tidak gampang terpancing oleh keadaan yang akan menimbulkan kekacauan.

“Mari kita jaga kebersamaan dan terus waspada terhadap upaya provokasi yang dapat merugikan kita semua,” jelasnya.

Bentrokan antara warga dua desa di Luwu Timur nyaris pecah pada Jumat (31/10) dinihadri. Kedua desa bertetangga itu yakni Desa Kalatiri dan Desa Mabonta, di Kecamatan Burau. Beruntung, aparat Kepolisian Resort Luwu Timur dipimpin langsung Kapolres, AKBP Rio Indra Lesmana tiba di lokasi dan meredam aksi warga kedua desa yang saling berhadapan. (Amir)

Check Also

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh Desak Gubernur dan DPRA Selamatkan UUPA

Banda Aceh, sidaknews.com – Pasca pengesahan UU No 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, telah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *