Home » Berita Foto » Pemkab Purwakarta, PJT II dan Kemenhut Tandatangan MoU

Pemkab Purwakarta, PJT II dan Kemenhut Tandatangan MoU

Bupati
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi SH, melaksanakan kerjasama MoU dengan Perum Jasa Tirta II serta Kementrian Kehutanan tentang Pengelolaan Sub daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum 18/2 di gedung Negara Purwakarta.

Purwakarta.sidaknews.com,-Pemkab Purwakarta, Perum Jasa Tirta II serta Kementrian Kehutanan Republik Indonesia, melaksanakan penanda tanganan kerja sama MoU tentang pengelolaan Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Selasa (18/2) di Gedung Negara Purwakarta.

Penandatanganan MoU tersebut langsung ditanda tangani oleh Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH., Direktur Utama PJT II Drs. Herman Idrus, CES, serta Direktur Jendral Kemenhut yang diwakili oleh Direktur Perencanaan dan Evaluasi Pengelolaan DAS Eka W Soegiri, turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OPD, pejabat Eselon II, III dan IV, serta dari PJT II dan Kementrian Kehutanan.

Dalam sambutannya, Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH., menyambut baik atas penandatangan MoU tersebut, menurutnya dirinya konsen terhadap lingkungan, terutama hutan dan sungai.

“ Saya mengapresiasi terhadap MoU ini karena menjaga lingkungan adalah salah satu focus saya dalam membangun Purwakarta, terlebih lagi lingkungan Hutan dan sungai, karena suatu bangsa akan makmur ketika hutan,air serta lingkungannya terjaga dengan baik, terutama Jawa Barat yang memiliki begitu banyak aliran sungainya yang harus dijaga oleh kita semua.”, ungkapnya.

Dedi pun menjelaskan, bahwa menjaga lingkungan, telah diajarkan oleh orang tua dahulu, salah satunya adalah dengan mensakralkan pohon – pohon besar yang bisa menampung mata air,.

“ Menjaga lingkungan hutan lebih baik dengan kultur kearifan lokal, hal itu bagaiamana orang tua kita dahulu melarang menebang pohon dengan mengatakan Pamali,hal itu bertujuan untuk menjaga mata air,sehingga dengan kultur kebudayaan dalam menjaga lingkungan lebih efektif.”, ujarnya.

Untuk masalah konservasi dan masyarakat sekitar diwilayah aliran citarum dan danau Ir, H.Djuanda (Jatiluhur), Dedi, merumuskan berbagai cara salah satunya adalah dengan meminta kepada Perhutani untuk segera mengkonversikan seluruh hutan yang ada di purwakarta dan memakmurkan masyarakat sekitar Citarum dan Danau Jatiluhur dengan peternakan.

Dedi saat menrima Rombongan
Dedi Mulyadi saat menerima Rombongan.

“Aliran air itu adalah system dan kita semua harus menjaga system tersebut, sehingga perlu chemistry dari semua pihak, saya mengharapkan kedepan agar perhutani mengkonversikan seluruh hutan di Purwakarta dan untuk masyarakat sekitar Citarum dan danau jatiluhur salah satu solusinya adalah dengan mengembangkan peternakan untuk masyarakat sekitar dan yang paling penting adalah jaringan air bersih untuk mereka.”, tuturnya.

Selain disambut baik oleh Bupati, Direktur Perencanaan dan Evaluasi Pengelolaan DAS Eka W Soegiri, pun menyambut baik adanya perjanjian ini, menurutnya langkah ini adalah salah satu cara berbagi peran dalam membangun Purwakarta.

“ DAS itu merupakan bagian kehidupan, alangkah baiknya kita membangun Purwakarta dengan bersama – sama melalui DAS Citarum, dan kedepan harapannya hutan tidak ada lagi yang ditebang terutama diwilayah konservasi dan ini merupakan prinsip kementrian kehutanan dalam membangun suatu wilayah dengan berbagai peran yang satu sama lain berhubungan.”, tuturnya.

Bupati
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi terlihat sedang menanam Pohon di Situ Buleud Purwakarta.

Sedangkan menurut Direktur Utama PJT II Drs. Herman Idrus, CES, dalam MoU ini pihak PJT, selaku pihak pengelola Danau jatiluhur, menuturkan bahwa hutan sekitar jatiluhur akan dijadikan Hutan lindung dan Konservasi alam dimana PJT berharap akan meningkatkan potensi warga sekitar.

“ kita menyambut baik MoU ini, terlebih PJT telah menunggu lama MoU ini, kedepan dengan MoU ini bisa meningkatkan potensi warga sekitar dan dengan MoU ini kita akan mengkonversikan hutan diwilayah jatiluhur untuk menjadi hutan lindung dan menjadikan pariwisata berbasis lingkungan dimana kita juga akan mengajak masyarakat dalam meningkatkan potensi wilayah sekitar Jatiluhur dan Citarum.”, tuturnya.

Selain penanda tangan MoU, kegiatan sendiri dirangkaikan dengan penanaman pohon di Situ Buleud Purwakarta.(ega nugraha)

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>