Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » Penahanan tersangka Korupsi BPK masih dalam pertimbangan Kajari

Penahanan tersangka Korupsi BPK masih dalam pertimbangan Kajari

Kantor kejaksaan Negeri Tanjungpinang
Kantor kejaksaan Negeri Tanjungpinang

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, masih mempertimbangkan penahanan terhadap salah satu tersangka dugaan korupsi dana hibah di Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) Tanjungpinang.

“Kami akan pertimbangkan hal penahanan terhadap tersangka H. Karena, tersangka H hingga saat ini masih mengalami sakit parah pada kakinya,” ucap Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjungpinang, Maruhum SH, Senin (3/3) kepada wartawan.

Maruhum mengatakan, selama tiga hari sekali, tersangka H harus mengganti perban pembalut pada kakinya yang mengalami sakit parah. “Karena, kaki tersangka H mengalami pembusukan akibat penyakit kencing manis yang dialaminya selama ini,” katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga masih menunggu hasil audit dari BPKP. Setelah itu, pihaknya dan bersama tim lainnya akan mempertimbangkan atas penahan tersangka H.

“Namun, rekanan dari tersangka H yakni tersangka F, yang juga diduga terlibat dalam korupsi dana hibah di BPK tersebut, akan ditahan,” ujarnya.

Sementara, sebelumnya, kejaksaan telah memanggil dan memeriksa belasan saksi terkait perkara dugaan korupsi dana hibah APBD tahun 2010 – 2012 sekitar Rp300 juta di Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) Tanjungpinang.

Sementara, modus dugaan korupsi atas perkara tersebut, kedua tersangka diduga membuat surat perjalanan dinas fiktif pada kegiatan yang tidak dilaksanakan.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 2 juncto pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 junto pasal 64 KUHP. (IK/Red)

Check Also

Salah satu Sertifikat praktek kerja industri.

Siswa SMKN 1 Malili Lulusan 2016 Masih Ada Yang Belum Menerima Ijazah

Lutim, sidaknews.com – Beberapa siswa SMKN 1 Malili tahun ajaran 2016 lalu, tidak menerima ijazah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>