Home » Daerah » Babel » Penambang TI rajuk berhamburan meninggalkan Ponton Tambang

Penambang TI rajuk berhamburan meninggalkan Ponton Tambang

Ilustrasi. Bangka Belitung
Ilustrasi. Bangka Belitung

Tanjungpandan,Sidaknews.com – Penertiban yang dilakukan Polsek Tanjungpandan pada Rabu (28/5) yang di pimpin Kapolseknya Kompol Paulus Sonny Bakhti wibowo ini membuahkan hasil. Penertiban yang sudah berulang kali dilakukan Polsek Tanjungpandan terhadap aktivitas penambang TI rajuk yang akhir akhir ini marak di Kabupaten Belitung.

Kali ini Polsek Tanjungpandan,Belitung menertibkan para penambang dikawasan hutan lindung pantai ( HLP) dan daerah aliran sungai (DAS) pilang Tanjungpandan.

Kendati pun Polsek Tanjungpandan sudah berulang kali menertibkan kawasan ini,namun pihak penambang selalu membandel. Untuk operasi kali Polisi menembakan pistol sebagai tanda peringatan sehingga penambang TI ini berhamburan lari meninggalkan Ponton tambang inkonvesional (TI).

Dengan adanya penertiban tersebut ada sekitar 19 ponton TI rajuk dilokasi ini,baik di diluar hutan Mangrove maupun di dalam hutan mangrove. Namun saat penertban hanya 4 ponton TI rajuk yang sedang beroperasi,belasan penambang lari kocar kacir saat polisi mendatangi lokasi ini.Bahkan Polisi. Terpaksa melakukan beberapa kali tembak peringatan ke udara untuk memperingatkan penambang agar tidak kabur.

SyntekExifImageTitlePenertiban tersebut Polisi hanya berhasil mengamankan tiga penambang yang tidak melarikan diri ketilka operasi penertiban tersebut. Ketiga orang tersebut adalah SD (44) warga jalan Perumnas,Desa pelempang jaya ,RY (24) dan HM (40) warga jalan pak tahau desa air saga ,kecamatan Tanjungpandan. Ketiga peria ini hanyalah pekerja tambang yang ikut pemilik ponton TI rajuk yang sedang beroperasi.

Dalam operasi penertibnan Polisi juga mengamankan empat ponton TI rajuk yang sedang beroperasi di kolong manggis.Di kolong ini empat ponton tersebut dimilki oleh tiga orang yang berbeda .Ketiga penambang ini mengaku telah melakukan aktivitasnya di kolong manggis ini selama satu bulan terakhir .Pekerja tambang itu mengaku bekerja pada pemilk tambang bernisial SK.

Kepada Sidaknews.com Pria beranisial HM ini mengaku ” Baru satu bulan ini ponton jalan dan kita disini sebagai pekerja dan melangkong kadang-kadang hasilnya berkurang (ngemin) setiap minggu tidak menentu hasilnya,”jelasnya.

Selain itu kata HM,setiap satu set ponton TI rajuk rata rata dioperasikan oleh empat pekerja. Saat penertiban setidaknya ada empat ponton TI rajuk yang sedang beroperasi.Namun rupanya para penambang lainya memlih kabur menghingdari kejakaran polisi dan meninggalkan ponton tersebut.

”Kabur tadi gak tau kemana yang lainya. Kita juga semulanya mau kabur tapi setelah dipIkirkan tidak akan menyelesaikan masalah,”jelas HM yang di ia kan oleh kedua rekan kerjanya.

Melihat medan. Yang berlumpur cukup membuat kesulitan pihak ke polisian dalam penertiban operasi. Terutama medan lokasi yang berlumpur yang kedalamanya melebihi lutut orang dewasa .Sebelum polisi sampai dilokasi para penambangpun lebih dulu kabur melarikan diri.

Kepada Pewarta, kapolsek Tanjungpandan, Kompol Paulus Sonny Bakhti Wibowo mengatakan pihaknya telah mengamankan empat ponton TI rajuk yang tengah beropersi disaat operasi penertiban dan akan dijadikan sebagai barang bukti pihak kepolisian.Kini barang tersebut diamankan di kantor Polsek Tanjungpandan ,Belitung ,”jelas Paulus.

Sedangkan ketiga penambang kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus ini .Polisi juga meminta kepada pemilik. Ponton TI rajuk ini untuk segera datang ke Polsek dan berharap mau bekerjasama dan tentunya bersikap koperatif untuk menyelesaikan masalah kasus ini.”Kami akan tetap menahan pekerja tambang ini sebelum pemlik Ponton ini menyelesaikan masalahnya,”kilah Sonny.(Adiya)

Check Also

Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pinjaman dana tunai, seperti PT  Bess Finance yang beralamat di Ruko senawanggi Batu Aji, Batam.

Tagih Nasabah, Debt Kolektor Diduga Tidak Memiliki Dasar Hukum Fidusia

Batam , sidaknews.com – Perusahaan pembiayaan sudah menjabur di Kota batam, bahkan banyak perusahaan Pembiayaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>