Home » Berita Foto » Penerapan Kurikulum 2013 Terkendala Anggaran

Penerapan Kurikulum 2013 Terkendala Anggaran

logo kementerian pendidikan Nasional
kementerian pendidikan Nasional

KARAWANG,sidaknews.com – Penerapan kurikulum baru yang direncakan akan dimulai pada 6 Agustus 2014, ternyata mengalami kendala yang cukup hebat. Pasalnya 1148 guru Sekolah Dasar di Karawang belum mengikuti diklat Kurikulum Baru 2013, yang diakibatkan anggran yang sampai saat ini belum di turun dari pusat.

Kepala Seksi Kurukulum Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Toto mengatakan, tanggung jawab tingkat kabupaten hanya memberikan data guru yang akan mengikuti diklat kurikulum 2013. Adapun untuk sarana prasaran serta buget yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Diklat tersebut semuanya ditanggung oleh pusat.

“Jadi kami hanya menyerahkan data gurunya saja, untuk yang lainya ditanggung oleh pusat,” katanya.

Adapun untuk tingkat Seklah Menenagh Pertama (SMP), Lanjut Toto, hampir seluruh guru sudah mengikuti diklat dan saat ini juga diklat untuk tingkat SMP masih berjalan. Dikarenakan masih ada beberapa guru yang masih belum mengikuti diklat.

“Untuk tingkat SMP saya yakin pada 6 agustus 2014 mendatang semua gurunya sudah menikuti diklat Kurikulum 2013,” paparnya.

Disampaikanya, kepala SD juga masih ada sekitar 50 persen yang belum mengikuti diklat. Akan tetapi, pada rapat kemarin piahk Disdikpora Provinsi menyampaikan, bahwa kepala sekolah tidak terlalu memegang peranan central dalam penerapan kurikulum 2013. “Yang 50 persenya lagi itu akan mengikuti diklat tahun depan,” tuturnya.

Dikatakanya, untuk mengantisipasi pelaksanaan kurikulum 2013 di Karawang, pihak disdikpora Karawang berencana akan mengumpulkan seluruh guru yang belum mengikuti diklat dan akan diberikan arahan atau dibimbing oleh guru yang sudah mengikuti diklat yaitu melalui forum Kelompok Kerja Guru (KKG).

“Kami juga sudah membahas permaslahan ini di tingkat kabupaten, maka dari itu melalui KKG kami akan mencoba mengatasi permaslahan ini,” paparnya.

Masih dikatakan Toto, buku kurikulum 2013 untuk tingkas SD juga sampai saat ini belum bias dipastikan bisa diterima oleh pihak sekolah. Pasalnya mulai 18 juli 2014 buku baru akan dibagikan secara bertahap. Maka dari itu Kemendikbud untuk mengatasi hal tersebut sudah memberikan kepingan cd yang berisikan materi kurikulum 2013 yang dibagikan ke seluh UPTD di setiap kecamatan yang nantinya akan disebarkan ke setiap sekolah.

“Untuk buku itukan pihak sekolah yang langsung berhubungan dengan pecetak, tapi kalau dilihat sampai saat ini, maka saya ragu bahwa buku pada 6 agustus sudah bisa diterima oleh pihak sekolah. Kalu untuk tingkat SM 95 persen sudah diberikan kepada sekolah,” pungkasnya.(ega)

 

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>