Home » Hukrim » Pengembangan Korupsi Dana BOS Terancam Dihentikan

Pengembangan Korupsi Dana BOS Terancam Dihentikan

MEDAN,Sidak News : Penyidikan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2012 senilai Rp 17 miliar di Polda Sumut terus bergulir, bahkan telah memeriksa 25 orang saksi serta menahan dan menetapkan Ilyas yang menjabat Kabid Perbendaharaan Biro Keuangan Setdaprovsu sebagai tersangka.
Namun, Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar (Kombes) Pol. raden Heru Prakoso kepada wartawan, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum ada menambahkan adanya keterlibatan orang lain dalam kasus korupsi dana BOS tersebut.

“Kasus dugaan korupsi dana BOS, untuk sementara penyidikannya terhenti pada tersangka Ilyas,” katanya.
Namun begitu, tambah Heru, penyidik telah memintai keterangan sebagai saksi dari 25 orang. Tetapi pihaknya belum ada menemukan adanya pertambahan tersangka lainya.
“Ke 25 itu masih sebatas saksi saja dan belum ada keterlibatan dan pertambahan tersangka lainnya,” sebutnya.

Disinggung mengenai adanya indikasi kasus tersebut terhenti di Tangan Ilyas, mantan wadir lantas Polda Sumut ini mengaku karena kuasa alokasi dana tersebut murni dilakukan oleh satu orang saja.
“Jadi begini, dana itu sebenarnya sudah di ACC kan dari pimpinan dan sudah dicairkan oleh Bidang keuangan tetapi yang bersangkutan tidak menyalurkannya langsung itu salah siapa?yang bersangkutan kan?” katanya singkat.

Sebelumnya, penyidik Subdit III/Tipikor Reskrimsus Polda Sumut menetapkan Ilyas sebagai tersangka dan melakukan penahanan pada beberapa pekan lalu.

Ilyas dianggap telah menyelewengkan dana BOS Tahun Anggaran (TA) 2012 senilai Rp 17 miliar, dialihkan tersangka ke pekerjaan lain. Ilyas diduga telah mengalihkan dana BOS triwulan III dan IV tahun 2012 sebesar Rp17 miliar untuk kegiatan lain yang bersumber dari APBN.

Dari hasil pemeriksaan sementara, dana BOS itu sengaja tidak ditransfer ke rekening sekolah penerima bantuan setelah verifikasi sekolah penerima bantuan dikirim Dinas Pendidikan Sumut kepada Biro Keuangan.(ron)

Check Also

Personil TNI AL saat mengevakuasi penemuan sebuah benda mirip torpedo di perairan Bintan. Foto: Ist

Tim WFQR Lantamal IV Amankan Benda Mirip Alat Deteksi Bawah Air di Perairan Bintan

Tanjungpinang, sidaknews.com – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang menemukan dan mengamankan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>