Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Penyerahan Bantuan Program Kelurga Harapan (PKH)

Penyerahan Bantuan Program Kelurga Harapan (PKH)

Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH
Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH.

Tanjugpinang, Sidaknews.com – Sebagai salah satu komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, telah banyak program sosial kemasyarakatan yang diluncurkan. Beberapa diantaranya ada program Raskin, RTLH, Kube, serta bantuan-bantuan lainnya.

Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 18 penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), Rabu (27/8), di aula Embung Fatimah Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang.

Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai salah satu upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan ini merupakan tahap ke-2 di tahun 2014. Program ini sendiri sudah diluncurkan sejak tahun 2007 oleh presiden, namun pelaksanaannya di Kota
Tanjungpinang baru dimulai sejak 2013 lalu.

Drs. Surjadi, MT selaku Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang menjelaskan, penerima manfaat PKH ini lebih diutamakan untuk para ibu rumah tangga selaku pengurus rumah tangga.

“Penerima PKH ini memang sengaja diberikan kepada ibu rumah tangga yang kerjanya sehari-hari adalah mengurus segala keperluan di rumah.” Kata Surjadi. “Kalau diserahkan kepada suaminya, bisa-bisa uangnya hanya habis untuk beli rokok.” Katanya lagi sambil tertawa.

Penerima manfaat PKH ini, lebih lanjut dijelaskan Surjadi, besarnya berbeda-beda antara 1 penerima dengan penerima lainnya. Hal tersebut ditentukan dari beberapa indikator yang dinilai oleh para petugas pendamping keluarga yang telah ditetapkan.

“Ada beberapa poin yang bisa mengurangi besarnya bantuan yang diterima.” Ujar Surjadi. “Misalnya ditemukan keluarga yang tidak membawa balitanya untuk diimunisasi, atau ada anak-anak yang tidak bersekolah, atau hal lain yang seharusnya tidak diabaikan di sebuah keluarga.”ujarnya menjelaskan.

Menurut Lis, bagi para penerima bantuan jangan merasa bangga akan bantuan yang diterima. Seharusnya angka kemiskinan semakin lama semakin berkurang, bukan bertambah.

“Jangan karena warga tidak mampu sering mendapat bantuan, bukan berarti para penerima tidak memiliki semangat untuk memperbaiki kondisi kesejahteraan keluarganya. Harus ada peningkatan, jangan mau berada di komunitas warga miskin terus.”
Tegas Lis. “Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga harus didasari atas kesadaran sendiri juga.

Masyarakat harus punya inisiatif untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi. Tumbuhkan jiwa entrepreneur, pemerintah siap membantu.” Ujarnya.

Bagaimana tidak, Lis menilai jumlah warga miskin dan kurang mampu di Kota Tanjungpinang semakin hari semakin bertambah. Seharusnya, menurut Lis, dengan banyaknya bantuan pemerintah melalui program-program yang berbasis ekonomi kreatif seharusnya kondisi perekonomian masyarakat semakin membaik, bukan malah terlena dengan bantuan.

“Mulai sekarang, siapa saja yang punya keahlian, entah itu menjahit, membuat kue, atau keahlian lain, pemerintah akan memberikan modal usaha. Berkoordinasilah dengan lurah dan camat setempat. Dengan berwirausaha sudah menunjukkan semangat untuk mandiri.” Katanya. (Mela)

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *