Sabtu , 27 Mei 2017
Home » Berita Foto » Penyidik Polres Tanjungpinang, Minggu depan akan dilimpahkan ke Kejaksaan

Penyidik Polres Tanjungpinang, Minggu depan akan dilimpahkan ke Kejaksaan

AKP
AKP Oxy Yudha Pratesta kasat Reskrim Polres Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG,Sidaknews.com – Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Oxy Yudha Pratesta mengatakan, penyelidikan dugaan kasus korupsi proyek pengadaan lahan pembangunan USB tersebut hampir rampung untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

“Menurutnya jika tidak ada halangan, minggu depan, berkas perkara dugaan korupsi proyek pengadaan lahan pembangunan USB tersebut sudah kita limpahkan ke Kejari Tanjungpinang,” kata Oxy.

Oxy juga mengakui, dari hasil rekomendasi petunjuk KPK, didapati adanya sebanyak 7 poin petunjuk yang harus dilakukan. Salah satunya, menyangkut pasal 55 KUHPidana serta beberapa poin penting lainnya.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Saidul Rasli Nasution SH menyatakan kesiapannya untuk memproses lanjutan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap dugaan korupsi pengadaan lahan pembangunan unit sekolah baru (USB) di Tanjungpinang dengan tersangka Deddy Candra yang saat ini masih ditangan penyidik Sat Reskrim Polres Tanjungpinang.

SR.nasution
Saidul Rasli Nasution SH Kajari Tanjungpinang

Pernyataan tersebut, terkait juga berkaitan telah diterimanya tembusan surat rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini oleh Kejari Tanjungpinang untuk melanjutkan penanganan dugaan kasus korupsi tersebut, sesuai hasil pertemuan koordinasi yang telah digelar di KPK Jakarta secara bersama-sama sebelumnya.

“Sejauh ini kita masih menunggu penyelesaian BAP dari Polisi atas dugaan kasus tersebut. Pada pokoknya, kita siap membantu dan melanjutkan penanganan perkara yang tengah diselidiki polisi tersebut untuk diteruskan hingga kepersidangan di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang nantinya,” ucap Saidul.

Lebih lanjut, Saidul juga berharap agar penyelesaian penyelidikan dugaan kasus tersebut dapat dilakukan secara tuntas sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Sesuai hasil temuan dan audit dari BPKP yang mendapati adanya kerugian negara sebesar Rp1,8 miliar karena diduga tidak sesuai dengan harga tanah di kawasan tersebut yang sebenarnya.(SN/HK)

Check Also

Tarawih Perdana, Nasaruddin Sampaikan Ceramah di Mesjid Ruhama Takengon

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyampaikan ceramah pada Tarawih perdana di Mesjid Agung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *