Kamis , 30 Maret 2017
Home » Daerah » Aceh » Perlu Seluruh Komponen Turut Terlibat

Perlu Seluruh Komponen Turut Terlibat

-Dalam Menjaga dan Memberi Kontribusi Untuk Perkembangan Pasar Tradisional di Aceh.

Ketua Partai Gerindra Aceh T A Khalid (tiga dari kanan berdiri) Bertemu Para Pedagang di Banda Aceh (Foto, Gerindra)
Ketua Partai Gerindra Aceh T A Khalid (tiga dari kanan berdiri) Bertemu Para Pedagang di Banda Aceh (Foto, Gerindra)

Banda Aceh,Sidaknews.com – Dibalik peran pasar tardisional yang strategis tersebut diperlukan upaya-upaya dalam rangka meningkatkan daya saing pasar tradisional yang identik dengan sebuah lokasi perdagangan yang kumuh, semrawut, kotor dan merupakan sumber kemacetan lalu lintas.

Citra Pasar Tradisional yang kurang baik tersebut sudah semestinya mendapat perhatian yang cukup besar dari pemerintah Aceh maupun dari pihak lainnya ataupun dari pemerintah pusat karena didalamnya terkait dengan hajat hidup orang banyak.

Pembenahan Pasar Tradisional menjadi tempat belanja yang bercitra positif adalah suatu tantangan yang cukup berat dan harus diupayakan sebagai rasa tanggung jawab kepada public.

pada tanggal 06 Desember 2014 segenap pengurus DPD Gerindra Aceh, anggota DPRA, Anggota DPRK Kota Banda Aceh serta Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI Aceh) melakukan kunjungan ke pasar tradisional peunayong Banda Aceh untuk melihat kondisi pasar dan persoalan-persoalan yang di hadapi oleh para pedagang.

Muzakir Raza Pahlevi Ketua Persatua Persaudaraan Pedagang Pasar Aceh (P4A) dua dari kanan (Foto, Dok, Pribadi)
Muzakir Raza Pahlevi Ketua Persatua Persaudaraan Pedagang Pasar Aceh (P4A) dua dari kanan (Foto, Dok, Pribadi)

Kunjungan ini sangat mendapat antusias yang sangat tinggi dari para pedagang terhadap pengurus Gerindra Aceh termasuk kepada Ketua Gerindra Aceh T A Khalid. Banyak persoalan-persoalan yang terjadi di pasar tradisional yang ada di Aceh seperti akses modal usaha bagi para pedagang kecil.

Kita tahu saat ini banyak pedagang berterngantungan dengan rentenir disebabkan tidak ada solusi lain bagi pedagang untuk dapat mengakses permodalan. Sebenarnya pedagang kecil ini tidak banyak memerlukan modal usaha, minimal Rp. 500.000 atau Rp. 1.000.000 per pedagang dengan sistem dana bergulir dan pedagang siap mengembalikan uang atau suntikan modal kepada si pemberi (koperasi pasar atau pemerintah).

Kita juga berharap untuk semua pihak agar mendukung pembenahan pasar tradisional termasuk mendukung pemberdayaan ekonomi pedagang kecil, kami juga mengharapkan kepada pemerintah Aceh agar lebih serius dalam peningkatan peran pasar tradisional dalam pertumbuhan ekonomi Aceh.

Kami atas nama pedagang sangat senang dikunjungi oleh pengurus Gerindra Aceh serta anggota-anggota dewan dari Partai Gerindra dan ucapan terimakasih juga kepada Ketua Gerindra Aceh bapak T A Khalid yang telah menyediakan sedikit waktu untuk melakukan dialog dengan pedagang pasar tradisional.

Harapan kami apa yang disampaikan oleh para pedagang bisa di perjuangkan oleh Bapak T A Khalid mulai dari tingkat Banda Aceh, Pemerintah Aceh maupun pemerintah pusat.(Hasbi/Tarmizi A.Gani)

Check Also

Peran Apoteker penting bagi masyarakat didalam Pelayanan

Pangkalpinang, sidaknews.com – Banyak Apotek yang ada hampir merata di Bangka Belitung sangat kurang memperhatikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *