Kamis , 30 Maret 2017
Home » Berita Foto » Perwira Polda Tewas ditembak Pria tak dikenal

Perwira Polda Tewas ditembak Pria tak dikenal

anggota Intelkam Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel tewas setelah ditembak di dekat rumahnya di Jalan Pallantikang III, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (11/2) subuh.
Ipda H Muh Daud (54) Anggota Intelkam Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel tewas setelah ditembak di dekat rumahnya di Jalan Pallantikang III, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (11/2) subuh.

Makassar.Sidaknews.com – Kembali lagi terdengar  berita duka dari institusi kepolisian. Inspektur Dua (Ipda) H Muh Daud (54) yang sehari-hari bertugas sebagai anggota Intelkam Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel tewas setelah ditembak di dekat rumahnya di Jalan Pallantikang III, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (11/2) subuh. 

H Muh Daud ditembak saat hendak menuju ke masjid untuk menunaikan shalat subuh berjamaah. Ia ditembak lelaki tak dikenal yang subuh itu menggunakan penutup wajah kupluk.

Salah seorang saksi yang juga tetangga sekaligus rekan korban di Intelkam Polda Sulsel, Jafar mengungkapkan, jika subuh kemarin ia hampir berbarengan dengan korban menuju masjid untuk shalat subuh. Saat itu, korban menggunakan baju koko dan kopiah berwarna putih. Namun, aku Jafar, saat itu korban melihat seorang lelaki sedang berdiri dengan gelagat mencurigakan. Korban pun menghampiri lelaki tersebut, sedangkan Jafar terus berjalan menuju masjid.

“Dia (H Daud) menghampiri pelaku sementara saya menuju ke masjid. Baru beberapa langkah saya mendengar suara tembakan sebanyak 2 kali. Namun karena waktu shalat subuh tiba saya lanjutkan untuk menunaikan shalat subuh dahulu. Setelah shalat, ternyata H Daud yang ditembak,” sesal Jafar.

Ia bersama jamaah masjid dan warga yang lain langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Andi Mappaodang. Namun, diduga korban tewas di tempat setelah peluru menembus dada dan perutnya.

Sementara itu, Jafar juga mengakui saat keluar dari rumah ia melihat seseorang lelaki tidak dikenal berdiri di depan rumahnya. Lelaki tersebut mengenak kupluk, jaket dan celana jeans berwarna gelap.

Kapolres Gowa, AKBP Lafri Prasetyono didampingi Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Andry Lilikay, kemarin mengatakan, hingga kini motif penembakan perwira Polda tersebut belum diketahui. ”Kasusnya tengah diselidiki termasuk siapa pelakunya yang belum teridentifikasi. Semuanya sementara dalam penyelidikan.

Mayat korban juga telah dibawa ke RSU Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan visum et revertum, dan sejumlah saksi sedang diambil keterangannya di Mapolres,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endi Sutendi saat melihat mayat korban di Rumah Sakit Bhayangkara mengatakan, saat ini Polres Gowa masih mendalami keterangan dari dua orang saksi yang dimintai keterangannya. Kedua orang saksi tersebut adalah Jafar dan Farah.

“Tim gabungan Polda dan Polres Gowa sementara melakukan penyelidikan guna mengungkap tersangka dan motif penembakan. Langkah awal berupaolah TKP telah dilakukan,” ucap Endi.

Usai menjalani otopsi, mayat korban akan langsung dibawa ke kampung halamannya di Manipi, Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai untuk dimakamkan. Korban meninggalkan seorang istri dan empat orang anak. Istri korban bernama Wardiah (43) dan keempat anaknya masing-masing M Rahmat (24) yang masih berstatus mahasiswa di UIN Alauddin Makassar, Nur Fitriana (22) mahasiswa Univeristas Hasanuddin, Nur Fitriani (22) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar dan Ibnu Mas’ud (17).

Pantauan Wartawan di rumah korban, sejumlah kerabat datang menyampaikan rasa dukanya. Namun tak terdengar suara histeris tangisan. Beberapa polisi juga sibuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi di beberapa titik. sumber.BKM.

Check Also

Kasus Narkoba Toko “Taya Ban”, Dua Terdakwa Divonis Seumur Hidup

Tanjungpinang, sidaknews.com -Idriszal Efendi (26) dan Edo Renaldi (24), dua terdakwa dalam kasus penggerebekan narkoba …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *