Selasa , 30 Mei 2017
Home » Berita Foto » Pesta Adat Melayu Merupakan Ikon Parawisata di Kota Tebingtinggi

Pesta Adat Melayu Merupakan Ikon Parawisata di Kota Tebingtinggi

Keterangan gambar : Pengukuhan: "Maharaja Negeri Padang, Tengku Nurdinsyah Al Haj ketika mengukuhkan Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan menjadi Datuk Putra Negeri Padang pada pesta adat budaya Melayu di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi".
Keterangan gambar :
Pengukuhan: “Maharaja Negeri Padang, Tengku Nurdinsyah Al Haj ketika mengukuhkan Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan menjadi Datuk Putra Negeri Padang pada pesta adat budaya Melayu di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi”.

Tebingtinggi,Sidaknews.com – Pesta adat budaya Melayu merupakan salah satu ikon prawisata nantinya di Kota Tengtinggi. Untuk mengangkat harkat budaya melayu di Kota Tebingtinggi, Tengku Nurdinsyah Al Haj dinobatkan menjadi Maharaja Negeri Padang pada pesta adat Budaya Melayu di Lapangan Merdeka Sri Mersing Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Minggu (30/11).

Dalam pesta adat melayu tersebut juga dilaksanakan pelantikan PD Majelis Adat Budaya Melayu (MABMI) Kota Tebingtinggi di ketuai oleh OK Khairul Aswar. Dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan tarian-tarian budaya melayu kerajaan Negeri Padang yaitu Tari Japin dan Tarian Dulang-Dulang untuk menyambut Maharaja baru.

Tengku Nurdinsyah Al Haj gelar Maharaja Bongsu Negeri Padang Kota Tebingtinggi mengatakan bahwa pesta ada budaya melayu ini sekaligus memperkenalkan budaya melayu kepada warga Tebingtinggi.

Pengangkatan gelar diberikan kepada Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan menjadi Datuk Putra Panglima Utama Negeri Padang, Drs Abdul Khalik MAP Datuk Kelurahan Negeri Padang, Juanda menjadi Datuk Tentara Negeri Padang serta datuk-datuk lainnya.

Menurut Tengku Nurdinsyah, bahwa luas Kerajaan Padang Kota Tebingtinggi tidak sama dengan luas pemerintahan Kota Tebingtinggi sekarang ini, Nurdinsyah berharap kepada Pemerintah Indonesia untuk mengembalikan luas lahan pemerintahan Negeri Padang yang meliputi hingga ke Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). “Ini upaya kami untuk mengembalikan wilayah pemerintahan Negeri Padang untuk kembali ke Tebingtinggi seutuhnya,” pinta Nurdinsyah.

Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM yang menerima gelar Datuk Putra Panglima Utama memaparkan bahwa acara adat pesta budaya Melayu ini adalah untuk mengangkat harkat dan martabat suku Melayu di Tebingtinggi untuk kedepan, siapa yang memiliki benda sejarah dan bukti sejarah untuk mengembalikan ke Kota Tebingtinggi agar menjadi kebanggaan warga Melayu.

“Kita telah memiliki museum, tetapi benda-benda sejarah peninggalan Kerajaan Padang belum kami miliki. Apabila ada, Pemko Tebingtinggi siap mengganti rugikan dengan harga yang pantas,” pinta Umar.

Lebih lanjut Walikota mengatakan, kota Tebingtinggi kedepan juga akan menjadi kota pariwisata lewat budaya Melayu, karena Kerajaan Negeri Padang merupakan sejarah kebesaran Melayu pada masa penjajahan kolonial Belanda. “Tebingtinggi akan menjadi ikon wisata yaitu sejarah Kerajaan Negeri Padang, anak-anak cucu kita akan mengerti sejarah itu, tetapi saat ini kita telah mendalami sejarah kerajaan tersebut,” terang Umar Zunaidi usai menerima gelar dan mendapatkan keris Kerajaan Negeri Padang.

Ketua Panitia, Datuk Lurah Kerajaan Padang, Drs Abdul Khalik mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pesta adat bernuansa seni, bertujuan menghidupkan kembali khasanah kebudayaan Melayu di Kota Tebingtinggi khususnya dan Negeri Padang umumnya. “Kita berharap kegiatan ini menjadi awal kebangkitan masyarakat Melayu Padang Tebingtinggi sebagai pemilik Negeri Padang Tebingtinggi yang selama ini, terkesan tidur,” jelasnya. (Hans)

Check Also

Danrem 011 Buka Latihan Posko Kodim 0104/Atim

Langsa, sidaknews.com – Komandan Korem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono,S.i.P, M.Si Pimpim Pembukaan Latihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *