Home » Berita Foto » Petugas Bea Cukai Bandara RHF Gagalkan Barang Antik

Petugas Bea Cukai Bandara RHF Gagalkan Barang Antik

-Pelaku Gunakan Jasa Biro Pengiriman Dari Tanjungpinang Tujuan Jakarta.

Ilustrasi: barang antik keramik yang dijarah dari pulau Bintan.
Ilustrasi: barang antik keramik.

Tanjungpinang,sidaknews.com – Petugas Bea Cukai yang bertugas di Bandara RHF Tanjungpinang gagalkan barang Aktik, penyelundupan barang antik berasal dari Barang Muatan kapal Tenggelam (BMKT) di kawasan Perairan Karang Haliputan Bintan Timur, Kijang.

Kejahatan penyeludupan barang aktik semakin nekat melakukan aksinya. Buktinya, Kamis (2/10) sekitar pukul 18.30 WIB, petugas keamanan Bandara Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang berhasil menggagalkan penyeludupan sekitar 220 jenis barang antik yang akan diselundupkan ke Jakarta.

Namun dari penangkapan tersebut petugas tidak berhasil mengamankan pelaku yang diketahui bernama Abeng. Pasalnya petugas tidak menemukan pelaku saat mengamankan ratusan jenis barang antik yang sudah dikemas didalam palet, karena barang tersebut dikirim melalui salah satu jasa pengiriman.

Namun dari bukti pengiriman, petugas menemukan nama Abeng selaku orang yang mengirim dan Acai selaku orang yang akan menerima barang antik itu di Jakarta.

Informasi diperoleh dari petugas keamanan Bandara RHF, penangkapan ratusan barang antik yang terdiri dari berbagi jenis itu berawal dari mesin pemindai X Ray.

Setelah mencurigai barang yang sudah dikemas dalam bentuk paket kota, akhirnya pihak petugas X Ray berkordinasi dengan petugas Bea dan Cukai (BC).

“Awal barang antik itu diketahui akan diselundupkan ke jakarta saat masuk mesin X Ray. Setelah petugas mencurigai, akhirnya barang yang sudah dikemas dalam bentuk paket itu dibuka. Teranyata benar, isinya terdiri dari berbagai jenis barang antik, ada mangkok, guci, semua terbuat dari keramik.

Untuk proses lebih lanjut, barang-barang itu diserahkan ke Bea Cukai,”kata salah seorang petugas keamanan Bandara RHF saat dikonfirmasi wartawan. Senin (6/10)

Menurut petugas bandara, barang antik itu dikirim melalui salah satu biro jasa pengiriman barang, namun saat diamankan tidak ada pemiliknya. Sementara pihak biro jasa juga tidak mengetahui siapa pemilik barang itu.

“Tapi dalam bukti pengiriman, barang itu dikirim oleh orang atas nama Abeng, sementara yang akan menerima di Jakarta atas nama Acai,” ungkap petugas bandara.

Penangkapan barang antik yang terdiri dari berbagai jenis ini dibenarkan oleh Kasi Pendindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Tipe Madya tipe B, Tanjungpinang, Febra.

“Benar mas. Barang antik itu awalnya diamankan oleh petugas keamanan Bandara RHF, kemudian baru diserahkan ke BC. Namun untuk penyelidikan lebih lanjut kami sedang menunggu orang cagar budaya dari Batu Sangkar, Sumatra Barat,”kata Febra.(SN)

 

 

 

 

Check Also

Nurdin Basirun Saat Ratas dengan petinggi PT. BRC.

Gubernur: Investasi Untuk Kepentingan Masyarakat Dan Memprioritaskan Tenaga Kerja Lokal Kepri

Tanjungpinang, sidaknews.com – H. Nurdin Basirun, Gubernur Kepri saat melakukan rapat terbatas (ratas) dengan para petinggi PT. Bintan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>