Home » Berita Foto » Pintu Masuk Coastal Area Diduga Dijadikan Tempat ‘Mesum’

Pintu Masuk Coastal Area Diduga Dijadikan Tempat ‘Mesum’

Keterangan foto berita: Disebelah kapal patroli laut Bea dan Cukai terletak di pintu masuk Coastal Area, yang diduga dijadikan sebagai tempat mesum karena kurangnya pengawasan.
Keterangan foto berita: Disebelah kapal patroli laut Bea dan Cukai terletak di pintu masuk Coastal Area, yang diduga dijadikan sebagai tempat mesum karena kurangnya pengawasan.

KARIMUN,Sidaknews.com – Jika dipandang sekilas, Coastal Area Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sangat terlihat megah. Namun, apabila dilihat secara terperinci, tempat yang kini menjadi kebanggaan (ikon) Bupati Karimun, Nurdin Basirun tersebut masih banyak kekurangan.

Pantauan wartawan dilapangan kekurangan terdapat di Coastal Area, ketika memasuki atau pintu masuknya. Yang mana pada pintu masuknya minim penerangan cahaya listrik.

Masih adanya keminiman tersebut ditambah lagi adanya kapal patroli Bea dan Cukai yang dipajang, besar kemungkinan dijadikan mulai dari remaja sampai semua kalangan usia, menjadikan kawasan pintu masuk sebagai tempat untuk berbuat tidak senonoh (mesum-red).

Seperti yang dikatakan salah seorang sumber tidak mau namanya disebut, saat ini kalangan remaja (berpasangan) mulai ramai nongkrong disebelah kapal patroli Bea dan Cukai yang dipajang, terletak disamping kanan pintu masuk Coastal Area.

Ramainya terlihat pasangan tersebut lanjutnya, selain bisa langsung melihat indahnya pemandagan laut dimalam hari, lokasinya terbilang gelap. Sehingga dimanfaat suasana seperti itu dengan sebaik mungkin.

“Beberapa malam saya perhatikan, sekitar pukul 3 pagi mulai dari hari Sabtu dan Minggu banyak sekali pasangan remaja duduk disebelah kapal patroli Bea dan Cukai itu. Lebih dekat memperhatikan karena penasaran, ternyata pasangan remaja tersebut sedang asyik bercumbu,”

Sambung sumber, sangat wajar disebelah kapal patroli Bea dan Cukai dipintu masuk Coastal Area diduga dijadikan sebagai tempat mesum mulai dari remaja sampai semua kalangan usia. Pasalnya, ditempat tersebut sangat mendukung sekali untuk melakukan perbuatan-perbuatan tidak senonoh.

“Terkadang ramai juga terlihat warga yang mancing ikan ditempat itu. Namun jika sudah larut malam ditambah tidak ada lagi sinaran cahaya dari kendaraan yang melintas di jalan tersebut, jarak pandang mata sangat lah terbatas karena malam semakin gelap,”

Lebih jauh diutarakan sumber, seberapapun gelap suatu tempat yang ramai dikunjungi, jika adanya pengawasan rutin tidak akan ada yang berani melakukan perbuatan tidak senonoh di tempat tersebut.

“Di Coastal Area memang ada terlihat anggota Satpol PP diturunkan dijembatan I, namun tidak melakukan patroili keliling. Dari pada hanya duduk dan mengobrol diatas mobil patroli, lebih baik jangan diturunkan anggota Satpol PP ditempat tersebut. Sebab tidak menjalankan kerja dengan amanah,” cetusnya mengakhiri. (AN/ALI.S)

 

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>