Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » PNPM Sidamanik “Asal Jadi” di Areal Perkebunan

PNPM Sidamanik “Asal Jadi” di Areal Perkebunan

Keterangan Gambar: Proyek PNPM di areal Perkebunan Sidamanik.
Keterangan Gambar: Proyek PNPM di areal Perkebunan Sidamanik.

Simalungun,Sidaknews.com – Proyek PNPM Pisew 2014 sudah selesai dikerjakan namun belum ada realisasi pembayaran dilakukan Pemkab Simalungun sampai detik ini, sehingga membuat beberapa Pangulu Nagori berang.

Anehnya pelaksanaan PNPM dikecamatan Sidamanik banyak ditemukan diareal perkebunan tanpa adanya persetujuan dari pihak PTPN IV, hanya berdasarkan arahan Camat.

Salah satu pelaksanaan yang asal jadi bahkan dinilai tidak tahan lama dilakukan Nagori Kebun Sayur yang mengerjakan 240Meter Parit dan 20Meter Tembok Penahan, kedua proyek tersebut tidak menggunakan pondasi bahkan campuran matrialnya tidak layak.

Tembok penahan dibangun di tepian lahan perkebunan dan tidak berdampak terhadap permukiman warga. Tetapi mengguntungkan pihak perkebunan yang lahanya tidak akan terkikis oleh aliran air hujan.

Sesuai pengakuan Pangulu Nagori Kebun Sayur dalam musrembang nagori lokasi proyek PNPN bukan berada pada pelaksanaan proyek yang berada di areal perkebunan tetapi di lokasi permukiman dinagori Kebun Sayur Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun.

Pengalokasian proyek PNPM ditentukan oleh Camat, PJOK dan Konsultan waktu rapat perencanaan di harungguan Kecamatan Sidamanik.

“Dalam rapat musrembang bersama masyarakat kami menyetujui lokasi pelaksanaan PNPM diwilayah permukiman tetapi saat rapat Camat menginstruksikan lokasinya di areal perkebunan” jelasnya.

Selain nagori Kebun Sayur didapati juga Nagori Bah Butong melaksanakan proyek PNPM dengan pembangunan saluran parit di areal perkebunan dan bukan merupakan jalan lintas masyarakat tetapi jalan produksi perkebunan.

Suyati Damanik. S.Sos Camat Sidamanik jauh hari sebelumnya di jumpai dibilangan kota Siantar membenarkan sebagian besar pelaksanaan PNPM diareal perkebunan karena jalan lintas nagori menuju kecamanatan.

Selain penyimpangan pencurian volume dan mutu bangunan fisik dilakukan oleh PJOK Kecamatan, Konsultan dan Pangulu Nagori terendus juga kabar bahwa PJOK Kabupaten diinformasikan kerap terjun ke kecamatan melakukan kutipan liar yang berdelik uang kewajiban administrasi mencapai 35% dari pagu dana tiap paket.

Penyimpangan dan Pungutan liar yang selalu terjadi akan pelaksanaan PNPM sekalipun sudah adanya PJOK Kecamatan yang ditahan tidak membuat takut para pemain yang kuat diduga diperankan oleh PJOK Kabupaten.

Anehnya terjerat hukumnya PJOK Kecamatan Dolok Pardamean Tidak menyeret PJOK Kabupaten selaku pengelola anggaran hal ini disebabkan lihainya PJOK Kabupaten mempermainkan setali dua uang kepihak penegak hukum.

Pihak Perkebunan menjelaskan tidak pernah di sertakan maupun tidak ada informasi diberikan oleh Kecamatan Sidamanik dalam pelaksanaan proyek PNPM diareal perkebunan. (SyamP)

Check Also

Makjang…!!!, Gegara Dibakar Api Cemburu, Seorang Perempuan Dianiaya di Dalam Kios

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Seorang Wanita berinisial SB alias I (22) warga Pijorkoling kecamatan psp tenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *