Kamis , 30 Maret 2017
Home » Daerah » Babel » Polisi razia warnet dan game online, 2 bocah ditangkap

Polisi razia warnet dan game online, 2 bocah ditangkap

Game Online
Poto. Game Online.

Tanjungpandan,Sidaknews.com – pekan laluPada Sabtu (26/4) Polsek Tanjungpandan,Belitung mengadakan Razia disejumlah Warnet yang ada diwilayah Tanjungpandan.Hal ini berkaitan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya mendidik bagi para pelajar.

Beberapa Warnet langsung di sweping dan di cek mengenai perizinan usaha warnetnya.Selain itu Polisi juga melakukan razia langsung kepada para pengunjung yang diindikasikan masih berstatus pelajar yang nekat main warnet hingga larut malam bakan ada yang sampai subuh.

Selain itu tak sedikit ada indikasi anak anak pelajar menggunakan internet untuk kebutuhan pendidikan tapi hanya sekedar main game online .Dari hasil operasi Polisi mengamankan dua orang bocah yang sedang bermain game online pada dini hari pukul 03.30 wib pada minggu (27/4).Ketika dua boca tersebut mau digiring petugas mereka menangis ketakutan dan memohon untuk tidak dibawa ke Kantor Polisi.

”Tolong Pak saya jangan dbawa sembari berjanji tidak akan mengulangi perbuatanya lagi,”Kilah kedua anak laki laki yang mengaku masih sekolah tingkat SMP di Tanjungpandan. Kapolsek Tanjungpandan Kompol M Nizar mengatakan kepada Media ini, Operasi ini digelar dalam rangka Patroli untuk menertibkan anak anak yang usianya dibawah umur bermain game online diluar jam yang semestinya.

Game Online
Poto. Game Online

”Kami akan memabnggil orang tua dua anak ini, kami akan masehati agar mereka tidak bermain game online hingga larut malam bahkan hingga dini hari.Kita bukan melarang mereka bermain tapi karena mereka masih dibawa umur berstatus pelajar yang sangat rentan sekali terhadap pengaruh negative lingkungan luar terlebih tanpa ada pendamping dan kontrol dari orang tua,”jelas Kompol M Nizar.

Disinggung Media ini bagaimana jika warnet tidak memiliki perizinan usaha maupun izin lainya.Kompol M Nizar mengatakan menyerahkan masalah ini kepada Pemerintah Daerah(Pemda) untuk segera menindaklanjuti.

”Harapan saya Pemda harus tegas dan berani mengambil sikap dalam masalah ini dan harus membuat aturan menentukan jam berapa Warnet dan game online boleh buka dan jam berapa mereka harus tutup,”tegas M Nizar.

Poto. Game Online
Poto. Game Online

Selain itu menurut Kompol M Nizar,Kami sudah sering memperingatkan agar para usaha warnet yang belum memiliki iziN untuk segera membuat dan mengurus perizinanya. Jangan hanya mengejar. Profit untung semata melainkan juga harus bertanggungjawab sosial masyarakat. seperti menegur para pengguna warnet yang berusia dbawah umur jika sudah melewati batas jam kunjungan.

”Pihak pengusaha warnet sudah berkali kali kami peringatkan namun mereka tetap bandel seakan tak merasa bersalah.Mereka kan sebagai warga masyarakat yang baik dan taat aturan .Apalagi usaha mereka berdampak kepada masyarakat yang harus dipertimbangkan baik buruknya,”jelas kompol M Nizar mengakhiri bincangnya.(Dam)

Check Also

Perseturuan Sengketa Informasi Direktur RSJD Babel Berakhir Mediasi

Pangkalpinang, sidaknews.com -Setelah beberapa kali dalam persidangan ajudikasi sengketa informasi di Komisi Informasi (KI) Bangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *