Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Polisi Selidiki Keterlibatan Teroris

Polisi Selidiki Keterlibatan Teroris

polisi
Hasil Uji Balastik masih dirahasiakan, Saksi berbelit-belit juga munculkan kecurigaan.

Makassar,Sidaknews.com – Polisi tengah menyelidiki banyak motif di balik penembakan perwira Intelkam Polda Sulsel, Iptu Muhammad Daud, termasuk keterlibatan kelompok teroris. Dari keterangan saksi dan barang bukti yang sita, belum satupun yang mengarah jelas pada indikasi itu, namun sebelum peristiwa ini intelijen telah mendeteksi adanya gerakan tertentu yang hendak menjadikan polisi sebagai target teror.

“Informasi dugaan keterlibatan teroris memang masuk dalam pulbaket. Dimana sebelumnya ada hasil identifikasi intelijen yang menyatakan para pelaku terorisme akan menjadikan objek markas polisi sebagai target,” jelas Kepala Sub Bagian Penerangan Masyarakat Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel AKBP Muhammad Siswa, kepada wartawan, Kamis (13/2).

Kemungkinan ini menurut Siswa bisa saja terjadi. Di mana pelaku terorisme mengubah polanya dengan menjadikan objeknya langsung kepada tiap personel Polri.

“Tujuannya yakni menebar teror dengan objeknya polisi, dengan begitu mereka bisa mengacaukan keamanan di masyarakat,” jelas Siswa.

Selain penyelidikan atas keterlibatan kelompok teroris, ada juga kata Siswa dugaan sengketa pribadi.
“Informasi ini semuanya kita akan jadikan pulbaket untuk segera mengungkap kasus ini. Sembari menunggu langkah lainnya yaitu melakukan uji balistik guna mengetahui jenis peluru yang bersarang di tubuh korban,” katanya.

Dari hasil uji balastik bisa diungkap jenis senjata yang digunakan pelaku dalam mengeksekusi korban. Diakui Siswa, hasil uji balastik sudah ada, namun polisi masih merahasikan hasilnya.

Menurut Siswa, jika melihat kondisi sasaran tembaknya, pelaku dimungkinkan seorang yang bekerja secara profesional. Dimana peluru tepat mengenai objek vital yakni bagian jantung korban.

Sementara itu, kepolisian juga mendalami pengakuan salah seorang saksi berinisial AR. AR mengundang banyak kecurigaan karena pengakuannya berbelit-belit sejak awal pemeriksaan.

“AR awalnya mengaku dialah yang melaporkan awal kejadian ini. Ternyata setelah diperiksa dia kemudian merubah pengakuan, katanya dia bukan pelapor. Selain itu dia juga mengaku tinggal di daerah tersebut sudah 2 tahun tapi ternyata belakangan katanya tidak. Ini yang coba diungkap penyidik ada apa di balik pengakuan berubah-ubah ini,” jelas Siswa.

Polisi juga mendalami pengakuan salah seorang saksi lainnya yang mengaku melihat ada seseorang yang berkendaraan sepeda motor menggunakan jas hujan melirik ke sana ke mari tepatnya di depan rumah korban sesaat sebelum penembakan.(BKM)

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *