Home » Berita Foto » Polres Selidiki Pengguna SK Bodong K2 di Selayar

Polres Selidiki Pengguna SK Bodong K2 di Selayar

K2 Selayar
Polres Selidiki Pengguna SK Bodong K2 Kabupaten  Selayar. 

KEPULAUAN SELAYAR,Sidaknews.com –  Tim penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Selayar saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap sejumlah tenaga honorer kategori dua (K2) yang ditengarai menggunakan SK bodong dan dinyatakan lolos pada seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) beberapa waktu lalu.

“Penyidik sementara melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan terlapor. Terlapornya Suryani Badollahi baru saja dimintai keterangan. Suryani selama ini mengabdi di SDN Tile-Tile wilayah Kecamatan Bontosikuyu.” ujar Kepala Satuan Reskrim Polres, AKP Hery, SH Senin 2 Juni kemarin diruang kerjanya.

Namun untuk lebih jelasnya kata Hery sebaiknya kita temui penyidiknya Aiptu Sudirman. Pemeriksaan ini kata Sudirman didasarkan dari laporan mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Muh Arsad dengan laporan polisi nomor : LP/95/V/2014/Sulsel Res Kep Slyr tanggal 20 Mei 2014.

Aiptu Sudirman juga mengaku sudah memintai keterangan terhadap 7 orang yang terdiri dari terlapor, pelapor dan saksi-saksi. Selain itu dalam waktu dekat ini penyidik juga akan memintai keterangan kepada guru yang menjabat sebagai wali kelas di SDN Tile-Tile pada tahun 2005 lalu. Dari keterangan itu nantinya akan semakin jelas apakah Suryani itu mengabdi pada 2005 atau tidak. Karena kepala sekolah, Jamaruddin selaku yang menandatangani SK itu sudah meninggal.” tambahnya.

K2 selayar
Dua Guru SDN Tile-Tile saat diminta Polisi keterangannya terkait K2 Kabupaten selayar

Sebelumnya, kami juga menerima laporan dari salah seorang tokoh masyarakat Selayar, Tajuddin Abu dengan melaporkan Bupati Kepulauan Selayar, H Syahrir Wahab….. Ternyata dari laporan ini ada kaitannya dengan laporan Muh Arsad yang juga menyebut nama Suryani Badollahi. Selain itu, Tajuddin juga melaporkan sekitar 20 nama tenaga honorer yang ditengarai menggunakan SK fiktif. Namun yang kita akan fokus bagi yang lolos seleksi CPNS.” terangnya.

Ketua LSM Aliansi Indonesia Kepulauan Selayar, Muh Arsad yang dimintai keterangan persnya di Benteng merasa berkeyakinan bahwa terlapor diduga kuat menggunakan dokumen palsu tahun 2005. Yakni berupa SK tenaga honorer, daftar gaji dan daftar hadir berdasarkan dokumen asli daftar gaji tahun 2005.

Olehnya itu lanjut Muh Arsad, sangat diharapkan penyidik dapat menyelesaikan penyelidikan kasus ini secara profesional sehingga dalam waktu yang tidak lama bisa mengungkap dugaan pemalsuan dokumen ini.” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Selayar, Basok Lewa yang dimintai tanggapannya beberapa waktu lalu memilih tidak memberikan statemen. “Tidak ada tanggapan.”tuturnya singkat via ponselnya. (Sumber;Cakrawala)

Check Also

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menaiki becak motor menuju gedung

Sah! Kapolri Dianugerahkan Gelar Datok Perdana Satria Wangsa

Tanjungpinang, sidaknews.com –  Kapolri Jenderal Tito Karnavian resmi dianugerahi gelar kehormatan Datok Perdana Satria Wangsa …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>