Senin , 27 Maret 2017
Home » Berita Foto » Praktisi Hukum : Karawang Belum Pantas Terapkan PPDB Online “Pantas Di Pakai Di Kota-Kota Besar”

Praktisi Hukum : Karawang Belum Pantas Terapkan PPDB Online “Pantas Di Pakai Di Kota-Kota Besar”

Karawang,sidaknews.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menerapkan sistem online saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran baru nanti, nampaknya tidak akan mulus. Setelah sebelumnya rencana PPDB online tersebut ditolak oleh para anggota dewan di Karawang, kini giliran pengamat pendidikan dan praktisi hukum Asep Agustian, SH. MH menanggapi hal tersebut.

Praktisi Hukum : Karawang Belum Pantas Terapkan PPDB Online
Asep Agustian, SH. MH, Pengamat Pendidikan dan Praktisi Hukum.

Asep sendiri mengaku sepaham dengan pemikiran para anggota dewan yang menolak PPDB online diterapkan pada tahun ajaran baru nanti. Alasannya, tidak semua masyarakat Karawang mengerti teknologi internet.

“Ok lah kalau masyarakat kota mungkin mayoritas faham internet, tapi bagaimana dengan masyarakat Karawang yang ada di pesisir, silahkan cek apa mereka sudah mengerti internet,” ujar Asep kepada sidaknews.com Selasa (7/4) siang di kantornya di kawasan Galuh Mas Karawang.

Ia yakin, dengan diterapkannya sistim PPDB Online ini akan menutup kesempatan pemerataan masuk sekolah negeri bagi siswa-siswi yang kurang mampu dan berada di daerah. Ia berharap kepada Dinas Pendidikan Karawang untuk mengkaji ulang rencana tersebut.

“Karawang ini kan belum jadi kota besar, kita ini masih kampung, mayoritas masyarakat kita juga banyak yang tinggal di pesisiran. Jangan sampai gara-gara sistem online ini, banyak anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah,” katanya.

Adapun dalih Disdikpora dengan diterapkannya PPDB online ini adalah untuk mengurangi budaya ‘titip-menitip’, menurut Agus itu bukan alasan kuat bahwa PPDB online bisa menghilangkan budaya tersebut. Yang jelas menurut pandangan dia, dengan diterapkannya PPDB secara online secara tidak langsung pemerintah daerah membatasi kesempatan bersekolah bagi anak-anak di Karawang.

“Ya kalau masih ada budaya titip menitip bukan berarti harus diganti dengan online, yang bener itu tangkap saja, laporkan ke polisi siapa saja yang melakukan hal itu,” tegas Asep.

Sebelumnya, Kepala sekolah berharap Penerimaan Peserta Didik baru (PPDB) di Karawang pada tahun ajaran baru nanti tetap menggunakan sistim online seperti tahun sebelumnya. Hal itu untuk mengurangi berbagai kecurangan yang biasa terjadi pada penerimaan siswa baru.

“Ya harapan kita tahun ini tetap online, alasannya lebih mudah dan lebih bersih,” kata Kepala SMKN Pertanian Karawang Sartoyo S.Pd . MM kepada sidaknews.com belum lama ini. (Ega Nugraha)

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>