Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Proses Pelaporan Penggelapan Dokumen PAW Belum Ditindaklanjuti Penyidik Polres Karimun

Proses Pelaporan Penggelapan Dokumen PAW Belum Ditindaklanjuti Penyidik Polres Karimun

kasat Reskrim Karimun
kasat Reskrim Karimun. AKP Yoga Adipta Buana

Kundur,Sidaknews.com – Kinerja Kapolres Karimun kian diragukan. Pelapor penggelapan dokumen pergantian antar waktu (PAW) yang telah dilaporkannya sudah lebih kurang 8 Bulan yang lalu, sampai saat ini belum juga ada penyelesaian kasus tersebut. Dokumen pergantian antar waktu (PAW) yang dilaporkan oleh Subhkrizal Wahyudi ke Polres Karimun sampai saat ini belum juga dilakukan gelar perkara.

Padahal Kasat Reskrim Polres Karimun telah berjanji dihadapan pelapor dan juga dihadapan awak media untuk menggelar perkara yang dimaksud. “ Paling lambat setelah Pemilu Legislatif” Ujar Yoga dihadapan sejumlah wartawan dan pelapor pada bulan maret 2014 yang lalu. Namun sampai sat ini pelapor hanya menerima surat dari KASAT RESKRIM yang merupakan hasli penyidikan dari tim ahli.

Ironisnya, Yoga Adipta Buana selaku Kasat Reskrim polres karimun,sampai pada saat ini belum juga memenuhi janjinya yang telah disampaikannya dihadapan pelapor dan juga dihadapan awak media ini.

Kendati pelapor meminta Kapolres Karimun dan juga Kasat Reskrim segera dan secepatnya untuk melakukan gelar perkara sesuai yang telah dijanjikan oleh Kasat Reskrim Kapolres Karimun.

Menurut Yudi (Pelapor,red) saya melaporkan perkara tersebut agar saya mendapat kepastian hukum, bukan untuk dipeti eskan seperti sekarang ini. Dari tertanggal laporan dibuat sampai saat ini dan laporan yang saya buat belum juga kunjung mendapat kepastian hukum dari Kapolres Karimun. Ungkap Yudi kepada media ini tadi pagi (20/6)

Hal mengenai lambannya kepastian hukum, pengelapan dokumen Pergantian Antar Waktu (PAW) tersebut telah membuat keluarga besar Subhkrizal Wahyudi dipulau Kundur kurang percaya dengan sikap serta kinerja oknum penegak hukum dibumi Berazam Kabupaten Karimun. Yang mana seolah olah hukum dibumi Berazam Kabupaten Karimun ini hanya tajam kebawah dan tumpul keatas.

Ditambahkan Yudi kalau memang penyidik tidak mampu untuk menyelesai atau tak bisa membuat kepastian hukum mengenai perkara yang dimaksud maka saya selaku pelapor akan meminta petunjuk ke Polda Kepri terang Yudi dan ia juga akan menyurati ke Propam Polres Karimun, Propam Polda Kepri dan dilanjutkan ke Mabes Polri.

“ Saya akan membuat laporan resmi ke Polda Kepri pada bulan Puasa nanti. Jadi saya mau ke sebelas pegawai Pemkab Karimun bolak balik ke Polda Kepri pada bulan Ramadhan nanti, seiring dengan surat laporan saya ke Mabes Polri.” Terang Yudi kepada wartawan yang disertai raut yang cukup kekecewaan.

Andi penyidik Polres Karimun yang diminta keterangan tentang lambannya kepastian gelar perkara yang dikeluhkan oleh Yudi selaku pelapor. Dijelaskan Andi,mengenai laporan tersebut tidak memiliki unsur pidana, menurut Andi selaku penyidik Kopolres Karimun, Yudi selaku pelapor telah diberikan surat keterangan dari saksi ahli konon menurut saksi ahli didalam laporan pengelapan dokumen tersebut tidak memiliki unsur pidana.

Ironisnya dengan adanya Surat yang telah dilayangkan dengan Yudi tersebut sekan akan gelar perkara menjadi gagal yang seharusnya apaun alasannya gelar tetap dijalankan. Atau paling tidak dari Polres Karimun menyerahkan surat SP3 atau surat pemberhentian penyedikian. Kalau memang Polres Karimun tidak mampu.(Majid)

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *