Home » Berita Foto » Proyek Drainase Bina Marga dan Pengairan Pemko Pematangsiantar “Asal Jadi” Tidak Sesuai Bestek

Proyek Drainase Bina Marga dan Pengairan Pemko Pematangsiantar “Asal Jadi” Tidak Sesuai Bestek

Plang Proyek Drainase CV.Anwar Jaya.
Plang Proyek Drainase CV.Anwar Jaya. Diduga proyek tersebut dikerjakan asal jadi.

SIANTAR,Sidaknews.com – Proyek Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Pematangsiantar jalan Bantuan Kompleks Perumahan I/BB Kelapa dua Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari, nomor SPK:600/SPK-12/PSDG.PL/BMP/X 2014 dengan pagu dana Rp. 199.371.000.- terkesan asal jadi bahkan tidak sesuai bestek.

Anehnya CV. Anwar Jaya sebagai pelaksana proyek tidak mempedulikan akan kekuatan dan mutu bangunan hasil pekerjaan, batu yang digunakan terkesan sangat rapuh karena belum layak usia digunakan, bahkan campuran semen pasir sangat melebihi standarisasi.

Pantauan langsung dari lokasi pengerjaan yang saat ini sudah mencapai 60% terkesan amburadul karena tidak adanya pengawasan dilakukan Dinas sebagai pengelola anggaran. Bangunan parit hanya setinggi 52cm, lebar buka alas isi bawah 35cm dan lebar atas 47cm.

Pencurian ketinggian maupun volume dilakukan oleh pelaksana begitu juga dengan susunan batu padas dibagian tengah dinding sangat tipis tidak sesuai dengan ketebalan dinding atas yang hanya setebal 20cm.

Proyek asal jadi ini bahkan tidak menggunakan pondasi dasar begitu juga dalam pelaksanaan pelapisan lantai dasar tidak ada bantalan pondasi dilakukan yang seharusnya minimal amparahan batu setebal 15cm.

Poniman seorang kuli bangunana dijumpai dilokasi proyek, Kamis (9/10) pukul 13.15wib menjelaskan Panjang 165Meter dan akan membuat 1 plat beton tipe 60″ di titik akhir. Lebar buka atas 50cm dan lebar buka bawah 40cm sesuai dengan ketentuan paket drainase tipe 50″.

“Kemiringan kecil kalinya bang dimana lebar tampak bawah 40cm dan tampak atas 50cm panjang bangunan sesuai dengan perintah pimpinan proyek sepanjang 160Meter”jelasnya.

“Kalau mengenai sudut kemiringan saya tidak tau persis bang tetapi kami hanya pekerja ya apa yang diperintahkan itu yang kami lakukan” tuturnya.

Seorang warga Saragih saat dijumpai dilokasi proyek, Kamis (9/10) pukul 13.20Wib menyayangkan pekerjaan yang terkesan asal jadi bahkan tidak akan tahan lama karena campuran semen sangat amburadul dan kuat dugaan proyek tersebut sangat banyak dilakukan pencurian mutu dan volume.

Ropinus Simanjuntak selaku Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemko Siantar tidak berhasil dijumpai diruang kerjanya dan tidak berhasil dikonfirmasi melalui selular. (SyamP)

Check Also

Ilustrasi. Foto: Dok

Terbukti Edarkan Narkoba, Herman Dibui Delapan Tahun

Tanjungpinang, sidaknews.com – Terbukti bersalah memiliki dan mengedarkan narkoba, terdakwa Herman alias Babe (56) dihukum …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>