Kamis , 25 Mei 2017
Home » Berita Foto » Proyek Drainase Gurilla “Tambal Sulam” Disinyalir Bermasalah

Proyek Drainase Gurilla “Tambal Sulam” Disinyalir Bermasalah

 

Keterangan Foto Kondisi Saluran yang banya tambal sulam
Keterangan Foto:  Inilah Kondisi Proyek Drainase kelurahan Gurilla kec.Siantar Sitalasari Pematangsiantar.

Pematang Siantar, Sidaknews.com – “Aneh tapi nyata” mungkin menjadi salah satu kata kiasan yang pas dialamatkan pada pengerjaan salah satu proyek perbaikan saluran drainase yang berada di Kelurahan Gurilla Kecamatan Siantar Sitalasari Sumut. 

Dikabarkan, proyek tersebut dikerjakan oleh CV.Tonsi Jaya. Pemilik perusahaan tersebut, konon dari keluarga oknum penegak hukum. Pantauan di lapangan, proyek tersebut amburadul dan diduga dikerjakan asal jadi, bahkan lebih banyak melakukan pelaksanaan “tambal sulam”. 

Tak tanggung tanggung rekanan menyulap proyek bak pasangan baru, nyatanya hanya mengupas bahu dinding saluran drainase yang sudah ada sepanjang 20 meter dan kembali melapisinya dengan plesteran baru. 

Bukan hanya melakukan “tambal sulam”, malah ditemukanya sepanjang 10 meter hanya menambahi tinggi sekitar 15 sentimeter. 

Selain dari dua sisi drainase yang sangat kuat diduga menyimpang sangat berakibat fatal yang berpotensi menyebabkan kerugian uang negara sampai puluhan juta rupiah.

Malah pengerjaan juga terlihat amburadul di bagian pondasi lantai saluran drainase yang seharusnya setebal 15-30 sentimeter. 

Informasi yang didapat bahwa rekanan proyek berinisial ‘TS’ anak dari seorang penegak hukum berinisial ‘SS’ tidak menghiraukan akan temuan yang diduga menyimpang tersebut. 

Ia malah terkesan tidak takut apabila kegiatan tersebut kelak akan diaudit sesuai hukum yang berlaku. 

Anehnya kuli bangunan yang dijumpai di lokasi kegiatan malah bangga dan terkesan sombong memberitahukan bahwa proyek tersebut milik seorang oknum jaksa yang bertugas di Kejari Pematang Siantar. 

“Ini proyek milik Sn (menyebut nama asli-red), seorang jaksa, kalau mengenai adanya “tambal sulam” seperti yang dibilang, kami tidak mengerti karena kami bekerja sesuai dengan instruksi yang diberikan kepada kami” jelasnya. 

Benar proyek ini milik Sn, kalau mau informasi, langsung aja ditemui ke kantornya, kalau tidak ditunggu aja, soalnya setiap sore Pak Sn dan anaknya menggunakan mobil jenis jeep selalu datang ke lokasi sebelum kami pulang kerja,” tutupnya.

Diduga tidak adanya pengawasan dilakukan PPK dan konsultan menjadikan rekanan secara terang-terangan melakukan pengerjaan proyek hingga amburadul. Bahkan, dinas terkait terkesan tidak berani untuk tegas melakukan pengawasan mengingat rekanan merupakan keluarga oknum penegak hukum.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kota Pematang Siantar, R. Simanjuntak tidak berhasil dikonfirmasi media ini.

Dihubungi melalui telepon selulernya, bahkan pesan singkat yang dikirimkan diabaikan, sehingga kuat dugaan pelaksanaan proyek tahun 2014 yang dikelola Dinas tersebut sarat penyelewengan dan adanya permainan “setali dua uang”. (SyamP)

 

Check Also

Pemkab Sergai Survey Harga Sembako di Pasar Tradisional

–Persediaan Sembako Selama Ramadhan di Sergai Aman Sergai, sidaknews.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1438 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *