Home » Berita Foto » Proyek lanjutan Pengaspalan Desa Rante Mario Belum ada Kegiatan

Proyek lanjutan Pengaspalan Desa Rante Mario Belum ada Kegiatan

Proyek lanjutan pengaspalan jalan ruas ujung baru-kalapa taru dengan lokasi pekerjan di desa Rante Mario kecamatan Tomoni kabupaten Luwu timur. Belum terlihat adanya tanda-tanda untuk dikerjakan.
Proyek lanjutan pengaspalan jalan ruas ujung baru-kalapa taru dengan lokasi pekerjan di desa Rante Mario kecamatan Tomoni kabupaten Luwu timur. Belum terlihat adanya tanda-tanda untuk dikerjakan.

Luwu Timur,Sidaknews.com – Proyek lanjutan pengaspalan jalan ruas ujun baru-kalapa taru dengan lokasi pekerjan di desa Rante Mario kecamatan Tomoni kabupaten Luwu timur. Belum terlihat adanya tanda-tanda untuk dikerjakan.

Proyek ini merupankan pengaspalang jalan paket 1, oleh PT. Hujan Berkat, nomor kontrak: 602.1/04/SP-KONT/BM.B/PU/VIII/2014, Tanggal kontrak :11 agustus 2014 dengan nilai Kontrak sebesar Rp974.220.000,Pelaksana PT Hujan Berkat dengan masa pelaksanaan selama 143 Hari kalender dan Sumber dana APBD Tahun 2014.

Hal ini menjadi pertanyan beberapa warga rante Mario di karanakan belum ada fisik atau kegiatan pekarjan yang di lakukan oleh kontraktor/pelaksana sampai saat ini, yang nampak jelas di mata masyarakat, padahal papan proyek dan drisiket sudah ada terpasan di lokasih pekerjan.

Saat awak media ini mendatangi kades Rante Mario,Syarippuddin di tempat kediamannya untuk mekukan konfirmasi terkait beberapa penyampaian sorotan masyarakat terkait, proyek lanjutan pengaspalan jalan ruas kalataru, agar lebih jelas

Papan Nama Pengaspan jalan
Papan Nama Pengaspan jalan

di mana titik permasalahan dan apa penyebabnya sehingga proyek lanjutan pengaspalan terkendala sampai hari ini.

Kades Rante Mario, Syarippuddin saat di konpirmasi menyampaikan kepada awak media ini, saat itu saya selaku kepala desa yang diberi mandat oleh masyarakat untuk mengawas proyek yang masuk di Desa. Melalui anggaran Dana APBD ataupun dana APBN, dalam bentuk apa pun kegitannya harus dan wajib saya pantau dan mengawasinya sampai dimana realesasinya.

Syarippuddin juga menambahkan lagi, “pada bulan Agustus-2014 pernah pihak kontraktor/pelaksana kegiatan melakukan penggusuran dan perapian dengan menggunakan alat berat berupa gleder,kegiatan dilakukan tidak lama, pada bulan agustus juga alat berat milik PT.HUJAN BERKAT ditarik keluar lokasi, dan sampai saat ini tidak muncul lagi.

Pengaspalan jalan22Tentunya, atas penyampain dan keritikan warga saya harus saya tanggapi, itu tugas dan tanggung jawab saya selaku kepala desa, berdasarkan tanggung jawab, saya harus memcoba menghadap kepala kecamatan.Tomoni guna mencari tau agar lebih jelas apa masalah dan kendalanya sehingga pihak kontraktor/pelaksana tidak ada kegiatan lagi dilokasi kegiatan untuk melanjutkan pekerjaan yang sampai saat terbengkalainya di tahun 2015.

Sebagai kontraktor/pelaksana, proyek lanjutan pengaspalan desa. Rante Mario, kec.tomoni kab.luwu timur melalui Anggaran APBD tahun 2014,saya harus bertemu kepada camat. Tomoni selaku atasan saya, agar lebih jalas dan apa permasalah proyek ini, camat. Tomoni’’sempat menyampaikan kepada saya bahwa proyek akan di lanjutkan..?

Media ini mencoba menelusurinya dengan lebih jelas untuk membutuhkan bukti yang akurat agar bisa menjadi bahan pemberitaan yang harus di ketahui publik.

Saat dikomfirmasi media ini kadis Pekerjaan Umum (PU) Hirfan.ST melalui handpone selulernya mengatakan, beliau menyampaikan melalui pesan singkatnya.”dinda itu pekerjan masuk PDAL, jadi kontraktor/pelaksana dikasih waktu 50 hari kedepan dari masa akhir kontrak berahir dengan denda maksimal sesuai dengan aturan.

Diminta kepada istansi terkait agar pemantauan dan penilaian dilakukan seluruh perusahan, PT atau CV yang tidak bekerja profesional agar ditindak dan diberikan sangsi.

Sebab, dengan adanya pekerjaan yang tidak jelas bisa menghambat pembangunan, kita butuh pekerjaan tersebut tepat waktu dan bagus, sebab, jika tepat waktu dan kualitas bagus dapat mempercepat dan meningkatkan pembangunan daerah.(Amr/idul)

Check Also

Sekdakab Sergai Drs. Hadi Winarno,MM tengah menerima hasil penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dari Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Abyadi Siregar di aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Selasa (24/1). 

Tingkatkan Pelayanan Publik, Sergai Targetkan Zona Hijau Tahun 2017

Sergai, sidaknews.com – Dewasa ini pelayanan publik menjadi semakin penting karena senantiasa berhubungan dengan masyarakat dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>