Selasa , 28 Maret 2017
Home » Daerah » Babel » PT.BUCP, tidak setor iuaran Jamsostek, padahal Selama dua Tahun gaji karyawan selalu dipotong

PT.BUCP, tidak setor iuaran Jamsostek, padahal Selama dua Tahun gaji karyawan selalu dipotong

Ilustrasi: Fhoto Mediasi PT.BUCH dan Masyarakat  Tjg Kelumpang. Biltim Beberapa bulan lalu
Ilustrasi: Fhoto Mediasi PT.BUCH dan Masyarakat Tjg Kelumpang. Biltim Beberapa bulan lalu.

Simpang Pesak,sidaknews.com – Perusahaan Penambang Pasir kwarsa PT.Bina Usaha cipta Pratama (BUCP) yang berlokasi di Dusun Tanjung Batu,Desa Tanjung kelumpang, Kecamatan Simpang pesak, Belitung Timur ini, diduga tidak membayarkan iuran Jamsostek selama kurun waktu 2 Tahun.

Padahal Informasi  yang diterima oleh Media ini,setiap bulanya gaji karyawanya terlah diadakan pemotongan untuk iuran Jamsostek tersebut.

Candra selaku Kepala Desa setempat mengatakan, dugaan PT.BUCP tidak membayarkan Jamsosteknya, terungkap saat mantan pekerja Perusahaan pengolah pasir kwarsa tersebut mengadu ke pihak Desa yang di Kepalai Candra selaku Kadesnya.

Dua mantan pekerja PT.BUCP tersebut merupakan warga Dusun tanjung Belantu mengaku tidak bisa mengklaim Jamsostek yang merupakan setiap pekerja yg sudah di ikuti oleh tempat Perusahaan tempat bekerja.

Menurut Dua orang Mantan pekerja PT.BUCP tersebut, ”Jamsostek mereka tidak dapat mengklaim Jamsostek yang merupakan hak kami”, terang mereka yang enggan disebut namanya ,yang juga didampingi Kades Candra kepada Media ini(20/8).

Kades Tanjung kelupang,Candra menjelaskan Dana Jamsostek tidak dibayarkan oleh pihak Perusahaan dari Tahun 2012 hingga 2013.”Kata dua mantan pekerja ini,imformasi yang disampaikan pihak Jamsostek selama 2 Tahun tidak dibayarkan,”jelasnya .

Dengan adanya laporan dua orang masyarakatnya,jelas Candra,pihak desa telah memanggil Perwakilan Perusahaan PT.BUCP untuk diminta penjelasanya. Dari hasil pertemuan tersebut,pihak Perusahaan mengakui bahwa benar dana Jamsostek tidak dibayarkan selama dua tahun.

”Candra menyebutkan,”pihak Perusaahan memang mengakui dana Jamsostek tidak disetorkan,dan pihak Perusahaan pun memberikan solusi dan siap mengganti kerugian sejumlah uang yang dipotong buat iuran Jamsostek dengan sejumlah nilai yang tidak disetorkan tersebut,”jelas Candra.

Kendatipun demikian kata Kades,solusi itu tidak sesuai dengan aturan ketenagakerjaan,yang seharusnya Pihak Perusahaan harus membayarkan kewajiban sesuai aturan Jamsostek tersebut.

Menurut Candra persoalan ini juga sudah pernah disampaikan ke Disnakertrans Beltim,tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya,”terang Candra.

Ketika Media ini mencoba mengkofirmasikan , Pihak Perwakilan Perusahaan bernama Unang adanya terkait tidak dibayarkan dana Jamsostek kepada 2 orang mantan pekerja PT.BUCP melalui telepon selulernya, namun hanya terdengar nada sambungnya namun tidak diangakat.Hingga sampai berita ini dinaikan Media ini belum bisa mengkompermasikan. (ANS-B)

Check Also

Kammi Medan ISI milad ke19 dengan galang Dana sidempuan.

Sambut Milad ke-19, KAMMI Medan Gelar Galang Dana Sidempuan

Medan, sidaknews.com – tepat 28 maret Kesatuan aksi Mahasiswa Islam Indonesia (KAMMI) merayakan hari lahirnya …

One comment

  1. Selama 2 tahun ini iuran jamsostek suami saya juga tidak dibayarkan oleh pihak perusahaan elite club bakrie,, saya bingung harus mengadu kemana karena suami saya juga sudah resign kerja, karena 2 tahun tidak ada status karyawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>