Senin , 27 Maret 2017
Home » Berita Foto » Pulang Kuliah Mahasiswi Unsika Diperkosa di Kebun

Pulang Kuliah Mahasiswi Unsika Diperkosa di Kebun

Pelaku Pemerkosaan WS (42)diamankan Unit PPA Polres Karawang
Pelaku Pemerkosaan WS (42) saat diamankan Unit PPA Polres Karawang.

KARAWANG,sidaknews.com – Kesepian karena ditinggal isteri meninggal beberapa tahun lalu,duda beranak satu yang berprofesi sebagai buruh harian lepas, WS (42) tak bisa mengendalikan hawa nafsunya.

Pria ini nekat memperkosa IDF (20), seorang mahasiswi yang baru saja pulang dari kuliahnya di Kampus Universitas Negeri Singaperbagsa Karawang (Unsika). WS melampiaskan nafsu bejatnya di sebuah kebun kosong di kampung halamannya di Dusun Pajaten, Desa Sinarbaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (8/11) lalu.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Doni Satrio Wicaksono mengatakan, sehari-hari korban sering melintas saat pelaku bekerja sebagai buruh harian lepas.

“Pelaku mengagahi korban sebanyak satu kali dan setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, dia juga membawa uang milik korban sekitar Rp2 00 ribu yang ada di dalam dompet. Kemudian pelaku kabur meninggalkan korban dalam keadaan tanpa busana,” ujarnya.

Peristiwa ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang usai kuliah. Saat itu cuaca sedang turun hujan. Kebetulan jalan tersebut sulit untuk dilalui. Korban saat itu sedang membersihkan ban sepeda motor karena penuh dengan tanah sehingga sulit untuk berjalan.

“Setelah selesai saat korban akan melanjutkan perjalanannya, tiba-tiba dari arah belakang korban dibekap pelaku dengan menggunakan tangan dan juga memukul punggung korban. Lalu korban terjatuh dan kembali dipukul di bagian kepala serta menekan wajah, kemudian memasukan tanah ke mulut korban,” jelasnya.

IDF sempat melakukan perlawanan dengan mengigit tangan kanan pelaku. Kemudian WS menekan dada korban hingga tidak sadarkan diri. Pelaku lantas menyeret hingga ke tengah kebun.

Saat korban sadar, WS kembali membenturkan kepala korban ke pohon hingga pingsan. “Duda satu anak yang ditinggal mati istrinya ini langsung menggagahi korban, karena pelaku tergiur dengan kemolekan tubuh korban,” ungkapnya.

Selain itu, sejumlah barang bukti yang dipakai korban saat terjadi pemerkosaan di TKP, berupa sepasang sandal, celana dalam, BH, jilbab, satu rok panjang, satu tas warna coklat, jaket sweter warna kuning, celana training, satu baju kaos warna hitam panjang, dan satu helm warna merah sudah diamankan Unit PPA Polres Karawang.

“Penangkapan pelaku dilakukan di rumahnya pada Rabu (10/12) sekitar pukul 22.00 WIB, setelah pulang bekerja. WS saat ditangkap melakukan perlawanan dengan berontak dan tidak mengakui perbuatannya, namun setelah didesak akhirnya pelaku mengakui perbuatannya,” tuturnya.

Dalam pemeriksaan, WS mengakui telah melakukan pemerkosaan akibat tergiur kemolekan tubuh korban. Apalagi dirinya sudah ditinggal mati istrinya, hingga timbulah niat bejatnya itu.

“Saya tergiur sama si Neng itu, dan saya sering lihat si Neng selalu lewat dekat kebun tempat saya, dan saat itu kebetulan saya lihat si Neng berhenti lalu saya melakukan hal itu, saya lakukan sebanyak satu kali,” akuinya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 285 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun penjara.(Karla)

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>