Sabtu , 27 Mei 2017
Home » Berita Foto » Pulau Benut Bakal Tenggelam

Pulau Benut Bakal Tenggelam

pulau benut, mantang lamaBintan,sidaknews.com – Akibat dampak menambangan Bauksit yang dilakukan oleh PT.Labindo Pulau Benut di kecamatan Mantang lama kabupaten Bintan bakal tenggelam, Pulau ini  hampir sama nasibnya nanti dengan Pulau Nipah.

Sungguh memalukan negeri, dahulu pulau Nipah di kabupaten Karimun yang hampir tenggelam, atas dasar pertolongan Presiden SBY akhirnya pulau Nipah dapat dapat diselamatkan, walaupun Pulau tersebut tinggal sedikit, dan sekarang pulau tersebut dijaga oleh pasukan Marinir.

Sekarang terulang kembali lagi di pulau Bintan, yaitu Pulau Benut di kecamatan Mantang lama dengan luas pulau hanya sejengkal atau kurang lebih 30 hektar, penambangan ini dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab dan dengan adanya tangan – tangan jahil yang mengelola pulau kecil untuk mengambil hasil buminya, yaitu bauksit, sementara mereka mengabaikan aturan atau undang-undang RI Nomor 27 Tahun 2007  tentang Pengelolahan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau kecil.

Hal ini diungkapkan oleh Kuncus ketua LSM ICTI-Ngo Kepri, menurutnya, untuk melakukan penambangan bauksit di daerah khususnya di pulau-pulau kecil tidak bisa dilakukan, kecuali, seperti pada Bab V  Pemanfaatan Bagian Kesatu Hak Pengusahaan Perairan Pesisir pada Pasal 16 tentang, Pemanfaatan perairan pesisir diberikan dalam bentuk HP-3, HP-3 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi pengusahaan atas permukaan laut dan kolom air sampai dengan permukaan dasar laut.

Pada Pasal 21, (1) Pemberian HP-3 wajib memenuhi persyaratan teknis, administratif, dan operasional. (2) Persyaratan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. kesesuaian dengan rencana Zona dan/atau rencana Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Hasil konsultasi publik sesuai dengan besaran dan volume pemanfaatannya,  serta  pertimbangan hasil pengujian dari berbagai alternatif usulan atau kegiatan yang berpotensi merusak Sumber Daya Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Persyaratan administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. penyediaan dokumen administratif; b. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemanfaatan Sumber Daya Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil sesuai dengan daya dukung ekosistem.  pembuatan sistem pengawasan dan pelaporan hasilnya kepada pemberi HP-3; serta dalam hal HP-3 berbatasan langsung dengan garis pantai, pemohon wajib memiliki hak atas tanah.

Dan Persyaratan  operasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup kewajiban pemegang HP-3 untuk: a. memberdayakan Masyarakat sekitar lokasi kegiatan,  mengakui, menghormati, dan melindungi hakhakMasyarakat Adat dan/atau Masyarakat lokal,  memperhatikan hak Masyarakat untuk mendapatkan akses ke sempadan pantai dan muara sungai, serta  melakukan rehabilitasi sumber daya yang  mengalami kerusakan di lokasi HP-3.

Sementara kadis pertambangan Bintan Supriono melalui pesan singkatnya kepada sidaknews.com 22/9, mengatakan, bahwa izin yang dimiliki oleh PT.Labindo tidak ada, padahal pengambilan bauksitnya sudah lebih dari satu bulan. ” lalu apa tindakan dinas terkait soal penambangan tersebut, seharusnya Ansar Ahmad harus memanggil kadis pertambangan untuk menutup aktivitas yang dilakukan oleh penambang liar tersebut.

Mukhtar kepala desa Mantang lama ketika dihubungi oleh sidaknews.com, 22/9, mengatakan, yang melakukan penambangan di daerah kami adalah PT.Labindo, kami juga tidak mengetahui sejauh mana soal perizinannya, hanya saja menurut Mukhtar, lahan ini nanti akan dijadikan perkebunan karet.

Kuncus mengingatkan, pihak lobindo diduga sudah mengkangkangi UU nomor 27 tahun 2007, seharusnya dewan bintan harus tanggap soal penambangan yang dilakukan oleh PT.lobindo, namun sampai saat ini kita belum dapat menghubungi pihak PT.lobindo, apakah mereka benar melakukan aktivitas disana, ungkapnya.(Redaksi)

Check Also

Bah…!, Ternyata “SB” Mau Rebut Suami “SH”, Akhirnya Berujung di Kantor Polisi

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Kasus penganiayaan yang dialami oleh SH (24) Warga Kelurahan Wek V Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *