Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Puluhan Pelajar terlantar, proses belajar dilakukan dihalaman sekolah

Puluhan Pelajar terlantar, proses belajar dilakukan dihalaman sekolah

Puluhan Pelajar
Puluhan Pelajar Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 Nagri kaler Kelurahan Nagri Kaler Kecamatan Purwakarta terpaksa belajar diluar kelas. Dok.Sidaknews.com

Purwakarta,Sidaknews.com – siswa SD Negeri 19 Nagri Kaler Kelurahan Nagri Kaler Kecamatan Purwakarta terlantar, pasalnya sekitar puluhan pelajar yang mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) harus rela belajar di halaman kelas.

Hal ini terpaksa dilakukan siswa kelas 4,5 dan 6 ini dikarenakan ruang kelas untuk menampung pelajar belajar sangat kurang sehingga belajar di halaman sekolah pun berjalan seadanya.

Ai Samsiah Kepala Sekolah SD Negeri 19 Negri Kaler Kelurahan Nagri Kaler Kecamatan Purwakarta menjelaskan kegiatan siswa dan tenaga pengajar yang belajar di luar ruang kelas sudah berlangsung cukup lama.

“Sejak saya pindah kesini tahun 2011 sudah seperti ini, sebelumnya juga ya seperto ini jadi sampai hari ini pun masih seperti ini”jelasnya

Akibatnya para siswa pasti terganggu saat melaksanakan proses belajar, yang lebih parah lagi ketika hujan sudah pasti tidak akan maksimal belajarnya.

“Kondisi begini saja sudah terganggu pak, apalagi pada saat hujan, jelas sangat terganggu”ujarnya Rabu (5/3)

Sekolah yang sempat mengalami ambruk sekitar tahun 1990 tersebut, dibangun sejak tahun 1965, walau siswa yang terus bertambah, sekolah tersebut tidak disertai dengan penambahan ruang kelas, semenjak berdiri sekolah hanya memiliki tiga ruang kelas sampai sekarang dengan siswa 127 orang.

“Kalau ruangan kantor untuk guru sama kepala sekolah juga tak layak, bekas lorong saja yang kita gunakan,” ujarnya.

Upaya pengajuan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Purwakarta untuk menambah ruang kelas sudah dilakukan, namun belum terealisasi sampai saat ini, Bahkan kepala sekolah sebelumnya juga melakukan hal yang sama, tapi tidak ada hasil.

Menurut sumber dari salah seorang orang tua murid yang tidak mau disebut jati dirinya kepada media ini, mengatakan, seharusnya Pihak Dinas Pendidikan dan Olagraga (Disdikpora( Kabupaten Purwakarta,  sudah dapat menyusulkan penambahan ruang kelas disekolah tersebut, “kasihan dong anak-anak murid sekolah, masa belajarnya diluar kelas. “Ungkapnya.

Menurut informasi yang dihimpun adanya upaya merger dengan salah satu SD lain bisa saja menjadi salah satu alasan tak dibangunnya Ruang Kelas untuk sekolah ini. (Adi Tarigan)

 

 

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *