Senin , 27 Maret 2017
Home » Daerah » Aceh » Rafli Senator Dari Aceh di Jakarta Bicara Desa Tertinggal

Rafli Senator Dari Aceh di Jakarta Bicara Desa Tertinggal

Keterangan Foto: Rafli Bersama Warga di Desa Lhok Bot, Aceh Jaya Dalam Kegiatan Turun Lapangan (Foto, Munawar)
Keterangan Foto: Rafli Bersama Warga di Desa Lhok Bot, Aceh Jaya Dalam Kegiatan Turun Lapangan (Foto, Munawar)

ACEH JAYA,Sidaknews.com – “Di Aceh Jaya jangan ada lagi Desa tertinggal”, harapan tersebut disampailkan Rafli Anggota DPD RI ketika mengunjungi Gampong (desa-red) Lhok Bot, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, pada senin 05/01/15 dalam rangka kunjungan kerjanya ke Aceh Jaya.

Desa Lhok Bot beberapa waktu yang lalu pernah heboh diberitalkan media tentang buaya liar yang hidup di rawa-rawa dan sungai berkeliaran di pemukiman warga setempat, demikian disampaiakn Munawar salah seorang tim Rafli kepada penulis, melalui E-mail.

Ketika mengunjungi Desa tersebut Rafli ditemani beberapa anggota DPRK Aceh Jaya diantaranya T. Asrizal SH, Aizuddin S.Sos dan Jhon W Salda, adapun yang ingin ditinjau adalah kondisi masyarakat, infrastruktur dan potensi alam.

Pada kesempatan itu Rafli melakukan dialog dengan kepala desa Lhok Bot saudara Marwan serta beberapa warga masyarakt setempat. Ketika ditanya Rafli, apa yang sangat butuhkan dan yang mendesak untuk desanya, Marwan menuturkan bahwa desanya sering dilanda banjir sehingga perlu dilakukan normalisasi sungai atau pembukaan sungai guna mengatasi mengatasi banjir.

Rafli Anggota DPD RI Perwakilan Aceh.
Rafli Anggota DPD RI Perwakilan Aceh.

“kami disini daerah rendah pak, kami butuh dibuat sungai baru untuk mencegah terjadinya banjir di desa kami. Kaeran jika banjir datang lagi kami khawatir buaya-buaya dari rawa berkeliaran lagi dipemukiman rumah kami dan ini sangat meresahkan”, ucap Marwan salah seorang warga.

Rafli sendiri menilai Desa Lhok Bot memang masih tertinggal, pemerintah daerah dan dinas terkait harus segera merespon permasalahan ini. “contohnya jalan masuk ke desa belum teraspal, kemudian banyak terdapat lahan tidur.

Sekarang tinggal bagaiamana pemerintah daerah harus mencari solusi atau terobosan agar lahan tidur dapat dijadikan lahan produktif ditanami padi atau tumbuhan produktif lainnya sehingga masyarakat mandiri dalam ekonomi”, kata Rafli, seperti yang disampaikan Munawar tim Rafli tersebut, kepada penulis.

Rafli berharap di Aceh jangan ada lagi Desa yang tertinggal, “mari sama-sama berpikir, berstrategi serta bersinergi untuk menjemput capaian yang maksimal agar cita-cita kita bersama ingin membangun Aceh lebih bermartabat dapat terwujud dan kita harus mewakafkan sesuatu yang monumental untuk rakyat Aceh”, tambahnya.(Tarmizi A.Gani)

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>