Rabu , 24 Mei 2017
Home » Berita Foto » Rahman Divonis 5 Tahun Penjara Oleh Majelis Hakim

Rahman Divonis 5 Tahun Penjara Oleh Majelis Hakim

Rahman Divonis 5 Tahun Penjara Oleh Majelis Hakim
Terdakwa Rahman (18), Saat Tanda Tangan Menerima Putusan Dari Ketua Majelis Hakim.

Tanjungpinang, Sidaknews.com – Rahman (18), nelayan Kawal ini divonis lima tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (9/9). Ia dinyatakan bersalah atas kasus kecelakaan lalu lintas dan menyebabkan pengendara lain meninggal dunia.

Ketua Majelis Hakim, Sugeng Sudrajat dalam amar putusannya menyatakan, berdasarkan fakta persidangan, terdakwa Rahman terbukti bersalah. Unsur-unsur dalam pasal 310, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, terpenuhi.

“Terdakwa lalai berkendara dan menyebabkan orang lain meninggal dunia,” ujarnya.

Sebelum menjatuhkan hukuman kepada terdakwa, majelis hakim mempertimbangkan tuntutan jaksa penuntut umum. Hukuman yang diajukan selama enam bulan penjara bagi terdakwa. Namun, majelis hakim perlu mempertimbangkan beberapa hal. Hal yang memberatkan, korban meninggal dunia. Hal yang meringankan, terdakwa Rahman sopan selama persidangan, menyesal, dan belum pernah dihukum atas perkara lain.

“Majelis hakim memutuskan, terdakwa Rahman dihukum selama lima bulan penjara,” ucap Hakim Sugeng.

Dalam dakwaan JPU Rudi Bona Huta Sagala terungkap, kecelakaan lalu lintas yang dialami Rahman ini terjadi pada 8 Mei lalu, sekitar pukul 10.15 di Jalan Wisata Bahari, Batu 31, Kampung Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Berawal saat Rahman berkendara dari arah Pantai Trikora menuju ke arah Kawal. Waktu itu, Rahman membawa ibu dan ponakannya.

Pada kesempatan yang sama, Andi Someng berkendara lebih dulu di depan Rahman. Andi Someng menuju ke Pasar Kawal. Tiba-tiba, ia berbelok ke kanan. Pada saat yang bersamaan, Rahman berusaha mendahului sepeda motor di depannya. Ia berpikir sepeda motor tersebut akan berhenti karena kecepatannya melambat. Rahman yang berada di belakang terkejut. Ia berusaha menghindari tabrakan dan melakukan pengereman. Tabrakan tak terhindarkan karena rem bagian belakang kurang berfungi sejak empat bulan lalu.

Rahman belum sempat memperbaiki rem belakang sepeda motor milik kakak iparnya itu karena sibuk melaut. Akibat kecelakaan itu, Andi Someng menderita luka parah pada bagian kepala. Ia lalu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri. Namun, nyawanya tak dapat diselamatkan lagi. Andi Someng meninggal dunia sekitar pukul 12.30. Hasil visum, penyebab kematian Andi Someng akibat luka berat di bagian kepala. (Surya)

Check Also

Pemko Langsa Salurkan Dana Meugang Kepada 6.700 Fakir Miskin

Langsa, sidaknews.com – Menjelang bulan suci Ramadhan 1438 H, Pemerintah kota Langsa menyalurkan bantuan berupa uang untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *