Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Rapat Koordinasi Kota Sehat

Rapat Koordinasi Kota Sehat

 RAPAT KOORDINASI KOTA SEHAT
Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, Saat Membuka Acara Rapat Koordinasi Kota Sehat, Di Aula Kantor Walikota Tanjungpinang.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Konsep Kota Sehat di Indonesia sudah ada sejak tahun 1996, namun baru pada tahun 1998 dinobatkanlah 8 kota pariwisata sehat yang salah satunya adalah Nongsa, Batam. Saat ini, sudah ada 90 kota sehat se-Indonesia.

Untuk itu Pemerintah Kota Tanjungpinang sedang berupaya untuk merintis usaha dan menjadikan Kota Tanjungpinang sebagai Kota Sehat. Demikian dikatakan Rustam selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang saat rapat koordinasi Kota Sehat bagi Tim Pembina Forum Kota Sehat dan Stakeholder terkait tingkat Kota Tanjungpinang.

Rapat Koordinasi dibuka oleh walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH, Selasa (8/4), di Aula Kantor Walikota Tanjungpinang. Lebih lanjut disampaikan Rustam, ada 9 tatanan kabupaten/kota sehat yang dikelompokkan berdasarkan kawasan dan permasalahan khusus.

Sembilan tatanan tersebut adalah kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan sarana lalulintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pertambangan sehat, kawasan hutan sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat.
Dari kesembilan tatanan tersebut, tidak semua kriteria harus dipenuhi oleh sebuah kabupaten/kota, namun dapat dipilih sesuai dengan situasi dan kondisi serta potensi sumber daya setempat.

 RAPAT KOORDINASI KOTA SEHAT
Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, Bersalaman-Salaman Usai Acara Selesai.

Selain itu, ada 3 klasifikasi penghargaan yang diberikan setiap 2 tahun sekali. Ketiga klasifikasi tersebut adalah Penghargaan Padapa yang diberikan kepada kabupaten/kota yang sekurang-kurangnya memiliki 2 tatanan, Penghargaan Wiwerda yang diberikan untuk kabupaten/kota yang memiliki 3-4 tatanan, serta Penghargaan Wistara yang diberikan untuk kabupaten/kota yang memiliki 5 tatanan.

Lis sendiri berharap, melalui rapat koordinasi ini setidaknya dapat dirumuskan kelemahan dan kekurangan Kota Tanjungpinang untuk menjadi Kota sehat. Dengan demikian, pemerintah bisa menentukan langkah-langkah selanjutnya untuk kemudian terus ditindaklanjuti bersama dengan seluruh pihak terkait. Sebagai ibukota provinsi, Kota Tanjungpinang memang sudah seharusnya menjadi kota yang aman, nyaman, serta sehat sehingga layak untuk dihuni.

Rapat koordinasi ini diikuti sebanyak 90 orang peserta yang terdiri dari PKK, camat, lurah, Kepala Puskesmas, Sanitarian Puskesmas, serta pihak terkait. (Mela/hms)

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *