Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » RAPBD TA 2015 Luwu Timur Tembus Rp. 1 Triliun

RAPBD TA 2015 Luwu Timur Tembus Rp. 1 Triliun

123
Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma, Menyerahkan RAPD TA 2015.

Luwu Timur, Sidaknews.com – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) TA 2015 Kabupaten Luwu Timur menembus angka Rp. 1 Triliun lebih.

Hal tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma dihadapan pimpinan dan anggota DPRD pada sidang paripurna yang berlangsung di ruang rapat paripurna, Selasa (18/11).

H. Andi Hatta Marakarma saat menyampaikan nota pengantar RAPBD TA 2015 menjelaskan penyusunan RAPBD TA 2015 dilakukan dengan mempertimbangkan secara cermat arah perkembangan dari sisi pendapatan daerah baik dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan serta lain-lain pendapatan yang sah, sekaligus memperhatikan upaya pencapaian sasaran-sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2015.

Selanjutnya, gambaran umum struktur RAPBD TA 2015 antara lain, pendapatan ditargetkan Rp. 1.050.294.478.822 yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar, Rp. 150.624.013.183, dana perimbangan sebesar Rp 621.649.387.057, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sejumlah Rp.278.021.078.582.

Sementara total belanja sejumlah Rp. 1.166.316.022.893 terdiri atas belanja tidak langsung Rp 510.514.169.859 dan belanja langsung Rp. 655.801.853.034. Defisit sebesar Rp. 116.021.544.071 dan pembiayaan netto sebesar Rp. 116.021.544.071.
Usai menyerahkan draft rancangan APBD TA 2015 dilanjutkan dengan penandatangan persetujuan bersama antara Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma dan Ketua DPRD, Amran Syam.

Selain menyerahkan draft RAPBD, sidang paripruna juga mengagendakan jawaban bupati terkait pemandangan fraksi terhadap tiga ranperda yakni Penanggulangan Bencana Daerah, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil Kabupaten Luwu Timur Tahun 2014-2034 dan Retribusi Pelayanan Kepelabuhanan.

Hatta mengatakan terkait pandangan Fraksi Demokrat mengenai pemetaan zona bencana di Kabupaten Luwu Timur telah diperintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk segera melakukan pemetaan wilayah zona rawan bencana, sementara untuk sarana dan prasarana akan dipenuhi secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Ini juga menjawab pandangan fraksi PAN dan Gerindra.

Terkait pandangan fraksi Golkar, akan dilakukan pendidikan dan pelatihan teknis dalam bentuk budidaya secara berkelanjutan dalam upaya mendorong kemandirian wilayah pesisir secara terpadu. Terkait retribusi kepelabuhan yang diajukan Fraksi Gerindra, Pemkab sepakat akan memberdayakan masyarakat lokal disekitar wialayah pelabuhan. (Amir)

Check Also

Makjang…!!!, Gegara Dibakar Api Cemburu, Seorang Perempuan Dianiaya di Dalam Kios

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Seorang Wanita berinisial SB alias I (22) warga Pijorkoling kecamatan psp tenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *