Home » Berita Foto » Raskin Simalungun “Raib” Ada Apa Dengan Bulog

Raskin Simalungun “Raib” Ada Apa Dengan Bulog

Warga Huta Baru Dolok Panribuan saat diwawancara di depan rumahnya.
Warga Huta Baru Dolok Panribuan saat diwawancara di depan rumahnya.

Simalungun,Sidaknews.com – Beras hak orang miskin di wilayah Kabupaten Simalungun hilang bak ditelan bumi. Anehnya sebagian besar warga beberapa kecamatan tidak mendapat jatah raskin semenjak bulan November 2014.

Warga Kecamatan Jorlang Hataran dan Dolok Panribuan sangat kecewa akan pelayanan Bulog Simalungun yang tidak membagikan beras hak orang miskin hanya dengan alasan terkait utang para pangulu se Simalungun yang mencapai 2Milliar.

Sebanyak 1.322 Kepala Keluarga (KK) Kecamatan Jorlang Hataran yang seharusnya mendapatkan jatah raskin sebanyak 19.830 kg namun sudah 11 bulan belakangan ini tidak ada menerima raskin begitu juga dengan warga Dolok Panribuan sebanyak 24.760 KK dengan jatah 37.140kg tercatat penerima raskin sesuai dengan hasil data BPS tidak juga sama sekali menerima raskin selama 11bulan.

Boru Nainggolan (55) warga Dusun Huta Baru Nagori Dolok Parmonangan Kecamatan Dolok Panribuan Simalungun dijumpai dirumahnaya, Kamis (5/3) pukul 11.00Wib membenarkan bahwa mereka terhitung sejak bulan April 2014 paska pemilihan anggota DPRD tidak tidak pernah menerima raksin sedikit pun

” Semenjak bulan April paska Pileg tahun 2014 silam warga Huta Baru Nagori Dolok Parmonangan Kecamatan Dolok Panribuan tidak pernah sama sekali menerima jatah raskin” jelasnya.

“Sebelumnya warga hanya memperoleh 4tumba beras atau hanya sebanyak 6kg per KK dikampung kami ini walaupun seharusnya yang kami tahu aturanya sebanyak 15kg per KK dan harganya juga lumayan beda karna kami harus membayar sebesar Rp.2.300 per kg kepada Gamot” tegasnya.

“Tetapi gamot kami Sihotang sangat disangsikan kejujuranya karena apabila ada warga yang telat ambil jatah raskin sekalipun hanya telat 3 hari malah gamot mengatakan bahwa tidak ada lagi jatah beras karena sudah dikembalikan ke Kepala Desa, kan ga mungkin toch atau jangan jangan beras raskin yang telat diambil dijual gamot” kesalnya

“Kami warga sini sangat berharap akan jatah raskin apalagi saya hanya seorang janda dan tinggal di rumah orang tua dengan membiayaai 3 orang anak, kami berharap Bupati beredia mendengar keluhan kami” tutupnya.

Informasi yang didapat raibnya raskin untuk jatah warga Simalungun dikarenakan adanya permainan Bulog yang kuat di duga memasok raskin ke pabrik pengolahan yang berbahan baku beras. (Syamp)

Check Also

Calon Wakil Gubernur Aceh, Nasaruddin ketika berbicara dihadapan perwakilan masyarakat Pegasing.

Warga Pegasing Aceh Tengah Sepakat Dukung AZAN

Takengon, sidaknews. com – Perwakilan warga Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah menyatakan dukungan untuk pasangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>