Rabu , 19 Juni 2019
Home » Berita Foto » Relawan Nusantara Medan Latih Siswa Cara Mencegah dan Penanganan Kebakaran

Relawan Nusantara Medan Latih Siswa Cara Mencegah dan Penanganan Kebakaran

Seorang instruktur saat melatih siswa cara mencegah kebakaran.
Seorang instruktur saat melatih siswa cara mencegah kebakaran.

Medan, sidaknews.com – Seiring banyaknya terjadi kebakaran di kota Medan yang dapat menelan kerugian bahkan korban jiwa.Untuk mengantisipasi hal tersebut Relawan Nusantara Medan memberikan pelatihan lanjutan bagaimana cara menangani dan mencegah kebakaran kepada Pelajar Siaga Bencana di Sekolah SMP IT Jabal Noor Jalan Sei Mencirim-Medan Krio Sunggal Deli Serdang.Sabtu (4/2).

Pelatihan kali ini merupakan pertemuan kedua yang diadakan di sekolah tersebut. Materi yang diajarkan tentang bagaimana cara mencegah kebakaran yang dibawakan oleh Guntur Bayu seorang intstruktur dari Relawan Nusantara Medan.

Menurut Guntur, pada pelatihan kali ini di ikuti sebanyak 37 siswa – siswi SMP yang merupakan Pelajar Siaga Bencana yang begitu sangat antusias dan tekun mengikuti arahan – arahan yang diberikan Guntur.

Siswa dan Siswi yang mengikuti pelatihan cara pencegahan dan penanganan kebakaran.
Siswa dan Siswi yang mengikuti pelatihan cara pencegahan dan penanganan kebakaran.

“Kebakaran adalah proses kimia atau oksidasi yang berlangsung dengan cepat dari suatu bahan bakar yang disertai dengan timbulnya api atau percikan api”. Ungkapnya.

Kegiatan ini juga diselingi dengan permainan yang bermanfaat yaitu search and rescue yang dibawakan relawan.Permainan yang diberikan bertujuan agar siswa siswi dapat merespon tentang bagaimana cara penyelamatan teman dalam bencana tanggap darurat serta mengajarkan mereka pentingnya kerja sama tim dan berjiwa pemimpin” ungkap Rahmad Santoso selaku instruktur games.

Salah seorang Pelajar Siaga Bencana Agung mengaku senang, mengikuti pelatihan ini karena baginya dapat menambah ilmu tentang kebencanaan dan semakin membangkitkan rasa kekompakan dengan teman- teman lainya.

Sementara itu Sugi Prawansyah juga berharap, setelah pelatihan ini semoga menjadi bekal bagi para siswa dan siswi sehingga dapat belajar dari kesalahan- kesalahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran agar resiko kebakaran dapat di cegaj agar tidak terjadi kebakaran dikemudian hari. Pekan depan kita akan melakukan simulasi penanganan kebakaran.” Harapnya. (Handoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *