Rabu , 29 Maret 2017
Home » Berita Foto » Ribuan Barang Antik Diamankan Polisi

Ribuan Barang Antik Diamankan Polisi

Ribuan barang antik berbagai bentuk saat diperlihatkan Kapolres Tanjungpinang AKBP Dwita Kumu Wardana kepada awak media, Selasa (27/1). Foto: Rindu Sianipar
Ribuan barang antik berbagai bentuk saat diperlihatkan Kapolres Tanjungpinang AKBP Dwita Kumu Wardana kepada awak media, Selasa (27/1). Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Ribuan barang antik berbahan keramik (porselen) berbagai jenis dan bentuk diamankan jajaran Polres Tanjungpinang. Barang antik tersebut diamankan dari empat lokasi di Tanjungpinang, Selasa (27/1) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Dwita Kumu Wardana mengatakan, selain barang antik, empat pelaku yang diduga sebagai penampung dan menyimpan barang-barang yang bernilai sejarah ini juga diamankan.

“Barangnya ditemukan di empat lokasi. Pengungkapan ini juga berkat informasi yang disampaikan masyarakat,” ujar Dwita yang didampingi Wakpolres Tanjungpinang Kompol Hilman Wijaya dan Kasat Reskrim, AKP Reza Morandi Tarigan saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Tanjungpinang.

Keempat pelaku yang diamankan yakni Damrizal (54), Muliadi (37), Misbahuddin (39) dan Edi (43). Dwita mengutarakan, dari hasil penyelidikan sementara, ribuan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) tersebut didapatkan para pelaku dari orang yang melakukan penyelaman untuk mencari BMKT di sekitar perairan Kepri.

“Keempat orang ini ngaku jika barang-barang antik tersebut didapatkan dari hasil penyelaman di perairan Mapur dan Karang Haliputan Bintan,” kata Dwita sembari mengatakan, masih melakukan penyelidikan siapa orang yang melakukan penyelaman.

Dwita menambahkan, dari keterangan pelaku, mereka juga sudah pernah menjual beberapa barang antik kepada sejumlah pembeli dari luar negeri dengan harga puluhan hingga ratusan juta rupiah. “Sebelumnya, mereka ngaku sudah pernah menjual beberapa barang antik ke pembeli dari luar negeri,” ujar Dwita.

Atas penemuan ini, lanjut Dwita, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Batusangkar, Sumatera Barat. “Dalam melanjutkan penyelidikan dan penyidikan kita koordinasi dengan instansi terkait,” kata Dwita.

Barang antik yang disita terdiri dari berbagai bentuk, seperti cangkir, piring, guci, teko dan vas bunga. Jika terbukti, lanjut Dwita, para pelaku akan dijerat dengan pasal 106 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2011 tentang pelestarian cagar budaya dengan ancaman hukuman minimal tiga tahun penjara dan denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar.(Rindu Sianipar)

Check Also

Kader Kammi tanjungpinang sedang berlatih teknik persidangan.

Tingkatkan Militansi Kader, KAMMI Tanjungpinang Gelar Teknik Sidang Jilid II

Tanjungpinang, sidaknews.com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Tanjungpinang kembali mengadakan kegiatan Teknik …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>