Home » Daerah » Aceh » Ribuan Masyarakat Peulimbang Dan Jeunib Gelar kenduri Turun Sawah

Ribuan Masyarakat Peulimbang Dan Jeunib Gelar kenduri Turun Sawah

Bupati Bireuen di Wakili Kabag Humas dan Protokoler Kab. Bireuen menghadiri kenduri Turun Sawah dan buka pinto Irigasi  Nalan ( Foto, Tarmizi A. Gani )
Bupati Bireuen di Wakili Kabag Humas dan Protokoler Kab. Bireuen menghadiri kenduri Turun Sawah dan buka pinto Irigasi Nalan ( Foto, Tarmizi A. Gani )

BIREREUN,ACEH,Sidaknews.com – Ribuan Warga Kecamatan Peulimbang dan Kecamatan Jeunib berkumpul di Gampong (Desa-red) Balee Daka dan Gampong Lhok Kulam dalam rangka Kenduri seuneulhoeb buka pintu air (irigasi-red), Bupati Bireuen di wakili Kabag Humas dan Protokoler Kabupaten Bireuen Farhan Husein, SE, MM menghadiri kenduri ini di sertai Camat setempat Rahmat Adha, Senin 27 oktober 2014.

Marzuki Ahmad Imum Mukim Poeteumeureuhom, Kecamatan Peulimbang memberitau acara ini merupakan “kenduri awal tren ublang” ( awal turun sawah ) dan buka pinto irigasi ( buka pinto seuneulob – red) karena masyarakat akan memulai melakukan aktifitas bercocok tanam di sawah – sawah mereka, pintu air rencana akan di buka pada 06 november 2014, beberapa hari kedepan, ungkapnya.

Camat Kecamatan Peulimbang yang tanya penulis, menginformasikan bahwa Kecamatan Peulimbang terdiri dari 22 Gampong ( Desa ) dan tiga kemukiman yaitu Kemukiman Poeteumeurehom, Kemukiman Peulimbang dan Kemukiman Batee Kureng.

Rahmat Adha menambahkan menyangkut kenduri awal treen ublang (awal turun sawah) sudah menjadi kenduri adat yang tetap di laksanakan setiap tahun begitu masyarakat mau membuka pintu irigasi dan mau memulai turun ke sawah, sekaligus untuk mendapat ridha Allah dalam bercocok tanam.

Tokoh KPA batee Kureeng Peulimbang Mukhlisuddin (Bobadok) melalui Husen ( Israil ) kepada penulis menyampaikan kenduri serupa ini sudah di laksanakan sejak lama dari nenek moyang kami.

Dengan demikian kami tetap berharap agar kenduri ini bisa terus di laksanakan secara terus menerus, selain bisa berkumpul untuk berdoa demi kemakmuran, kenduri ini juga bisa menjadi ajang silaturrahmi sesama warga di Peulimbang dan juga pemerintah.

Warga setempat mengatakan air irigasi Krueng Nalan ini di guna untuk sekitar 3000 hektar lahan sawah yang terdiri dari Kecamatan Peulimbang dan Jeunib.

Kecuali sawah, Kecamatan Peulimbang juga memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang sangat luas dan subur, sebut Bupati Bireuen melalui Kabag Humas dan Protokuler.Kabupaten Bireuen Farhan Husein.(Tarmizi A.Gani)

 

Check Also

Pusat Kuliner (Food Court) di Melayu Square.

Lsm Lidik Kepri Pertanyakan Pembangunan Pusat Kuliner Dimelayu Square

Tanjungpinang, sidaknews. com – Sekretaris LSM Lidik Kepri, Indra Jaya angkat bicara terkait Pemerintah Kota Tanjungpinang membangun …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>