Sabtu , 27 Mei 2017
Home » Berita Foto » Ribut Soal Rekening gendut Pejabat Anambas

Ribut Soal Rekening gendut Pejabat Anambas

Ilustrasi.Lirik-Nakal-Rekening-Gendut-Iwan-Fals
Ilustrasi.Lirik-Nakal-Rekening-Gendut-Iwan-Fals

Anambas,Sidaknews.com – Benarkan adanya isu dugaan Rekening Gendut Oknum Pns kabupaten Anambas? informasi ini masih simpang siur, dari pantauan media ini dilapangan, ada khabar tak sedap seorang oknum pegawai negeri di Anambas dengan inisial “M” yang memiliki rekening disalah satu bank dengan nilai 70 miliar.

Namun rekening tersebut, konon rekening tersebut sudah dikosongkan, masalah ini pun berkembang di kalangan pemerintah dan masyarakat di Tarempa.

Dari inpormasi yang kami peroleh dari sumber, mengatakan, bahwa yang bersangkutan mengatakan kepada seseorang pejabat di Anambas, mengatakan, bahwa masalah tersebut adalah fitnah dari seseorang.

“Namun” media ini juga penasaran atas adanya rekening gendut yang dimiliki oleh Oknum Pejabat Anambas tersebut, kita akan menggandeng beberapa kalangan seperti lsm pemantau anti korupsi untuk menyurati Kepala pusat pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Eko Prasetia Sekretaris lsm ICTI-Ngo Kepri (Investidation Coruuption Transparan Independen) mengatakan akan berkordinasi dengan pihak penengak hukum khususnya kepada pihak PPATK, sebab, itu adalah urusan mereka.

Hanya saja, jika inpormasi benar, maka pejabat yang mempunyai rekening gendut tersebut harus siap menerima resikonya.

Yang menjadi pertanyaan apakah wajar seorang oknum PNS yang gajinya tidak mencapai 50 juta perbulan memiliki kekayaan mencapai 70 miliar di rekeningnya, dan apakah itu rekening Dinas atau rekening pribadi.  Dari mana hasil uang yang didapatkannya ?..apakah bisa dia pertanggungjawabkan uang itu dari mana asalnya.

Salah satu Masyarakat Anambas,  menyingkapi masalah ini, “Kalau memang benar oknum PNS di Anambas memiliki uang di rekeningnya sebanyak 70 miliar, wah…!! Uang dari mana itu, kalau memang dia hanya pegawai biasa yang gajinya hanya sebatas 5-10 juta rupiah perbulan tentu saja menjadi pertanyaan.

Tapi kalau dari hasil pribadi harus dia jelaskan dari mana asalnya, tapi kalau dari hasil yang tidak bisa dipertanggung jawabkan ya harus ditindaklanjuti.  Di era keterbukaan ini, semua pihak khususnya PNS harus transparan. “Ungkapnya. (Red/SN).

Check Also

Tarawih Perdana, Nasaruddin Sampaikan Ceramah di Mesjid Ruhama Takengon

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyampaikan ceramah pada Tarawih perdana di Mesjid Agung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *