Home » Berita Foto » RSHS akan tanggung kekurangan biaya operasi bayi kembar parasit

RSHS akan tanggung kekurangan biaya operasi bayi kembar parasit

Bayi kembar siam Bandung. ©2013 Merdeka.comBandung,sidaknews.com – Operasi pemisahan dan perawatan Ginan Septian Nugraha, si bayi kembar parasit dipastikan akan menelan biaya besar. Orangtua Ginan yang tergolong tidak mampu pasti membutuhkan uluran tangan dan bentuk perhatian pemerintah daerah.

Tapi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan kesiapannya untuk membantu kekurangan biaya bayi. Melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) RSHS Bandung, Ginan akan dicover pembiayaannya. Menurut Dirut RS Hasan Sadikin (RSHS) Bayu Wahyudi subsidi yang diambil dari CSR pernah dilakukan beberapa kali.

“Untuk pasien yang tidak tercover pemerintah, kita biasanya memanfaatkan CSR, tahun lalu kita menyalurkan Rp 40 miliar untuk pasien tidak mampu,” katanya, Sabtu (28/9).

Meski demikian, dia berharap pemerintah daerah Kabupaten Bandung Barat bisa lebih memberikan bantuan terhadap bayi yang baru saja dilakukan operasi pemisahan. Saat ini Ginan menggunakan fasilitas Jampersal (jaminan persalinan) di mana itu akan mengcover selama 28 hari.

Jika masa berlaku Jampersal selesai biaya akan ditanggung Jamkesmas atau Jamkesda. Itu tergantung orangtua Ginan memiliki asuransi kesehatan yang mana. “Untuk Jamkesda akan ada kuota, sehingga tidak sepenuhnya ditanggung,” paparnya.

Dia mengaku, kondisi Ginan yang diperparah dengan kembar parasitnya harus segera dilakukan operasi pemisahan. “Kita selalu menerapkan kesehatan anda, prioritas kami,” terangnya.

Kini Ginan masih harus dirawat intensif di RSHS Bandung. Kemungkinan operasi penyempurnaan akan dilakukan agar benar-benar pulih. Aep Supriatna (36) orangtua Ginan, mengaku bahwa untuk biaya perawatan Ginan ada yang menanggung. Yang diketahuinya saat ini Jampersal mengcover pembiayaannya.

“Katanya untuk biaya ada yang bantu,” terang Aep yang kesehariannya hanya berjualan es keliling.sumber.merdeka.com

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>